REMBANG - Rencana pembangunan Pasar Rembang mendapatkan respon positif dari para pedagang.
Proses pembangunan diharapkan tidak melebihi satu tahun dan ada keringanan retribusi.
Diberitakan Jawa Pos Radar Kudus sebelumnya, berdasarkan hasil perencanaan, nantinya pasar yang terletak di Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang itu akan dibangun dua lantai.
Desainnya, akan diberi sentuhan era kolonial belanda. Kemudian, juga ada penggabungan corak pesisir dan tinghoa.
Setiap lantai nantinya juga dilengkapi dengan parkiran. Tempat perbelanjaan ini akan bisa menampung 2.181 pedagang.
Sutono, salah satu Pedagang Pasar menyampaikan, pedagang merespon positif rencana pembangunan Pasar Rembang. Sebab, konsep saat ini sudah sesuai dengan harapan pedagang yang menghendaki pasar tetap dibangun di lokasi saat ini.
"Sehingga tidak masalah untuk revitalisasi," katanya.
Pihaknya berharap apabila rencana ini terealisasi, bisa meningkatkan perokonomian.
Rencananya, jika pembangunan berlangsung pedagang akan direlokasi ke eks pasar hewan Desa Sumberjo. Pihaknya juga berharap ada pembebasan retribusi saat masa awal.
"Kami ancang-ancang akan mengajukan keringanan," katanya.
Sri Astuti, pedagang lainnya juga menyampaikan dukungan. Apalagi, keinginan revitalisasi ini sudah diidam-idamkan sejak 2009 silam. "Semoga saja bisa terwujud," katanya.
Ia berharap masa pembangunan tidak lebih dari setahun. "Semoga peminatnya pembeli semakin membaik. Karena kalau melihat gambar dan denahnya bagus sekali," imbuhnya.
Kepala Bidang (Kabid) Pasar dan Pedagang Kaki Lima (PKL) Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Rembang Heri Martono menyampaikan, saat ini draft dokumen perencanaan telah selesai. Selanjutnya akan ada proses reviu kembali.
Berdasarkan dokumen perencanaan, pembangunan pasar nantinya membutuhkan anggaran sekitar Rp 126 miliar.
"Nanti awal Juli draftnya akan dibawa Pak Bupati. Pekan pertama kami usahakan," katanya. (Vachri Rinaldy)
Editor : Mahendra Aditya