Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kerahkan Ekskavator dan Tandem Roller, Jalan Sendangagung Rembang Amblas Akhirnya Diperbaiki

Wisnu Aji • Selasa, 1 Juli 2025 | 22:44 WIB
DIKERUK: Jalan PU, Sendangagung, Pamotan yang amblas dikeruk dan diganti material untuk dihaluskan dan aspal.
DIKERUK: Jalan PU, Sendangagung, Pamotan yang amblas dikeruk dan diganti material untuk dihaluskan dan aspal.

REMBANG – Jalan amblas Clangapan-Pamotan, tepatnya Sendangagung akhirnya diperbaiki. 

Alat berat ekskavator (mesin pengeruk) dan tandem roller atau slender aspal  dikerahkan.  

Sisa aspal dan tanah di keruk, selanjutnya dilakukan penggantian material lebih padat.

Pekerjaan ini sudah berjalan dua hari. Sisi utara jalan dilakukan pemadatan. Arus lalu lintas dua jalur tetap lamcar. Tidak ada sistem buka tutup. 

Kebetulan disana memang jalur padat, dilewati karyawan pabrik, pegawai pemerintah maupun swasta serta truk-truk tonase tinggi.

Jalan disana sudah halus sebelum dan sesudah lebaran. Namun selang beberapa hari kemudian hancur lagi.

Faktor tonase kendaraan ikut mempengaruhi kerusakan. Disamping titik berdekatan dengan pipa distribusi air yang ditanam.

”Mungkin tekanan air juga. Tonase juga,” kata driver armada Dputaru Rembang, Lilik saat ditemui Jawa Pos Radar Kudus dilapangan.

Material lama diganti pengurukan pedel dan beskos. Material lama diangkut.

Dikeruk dengan kedalam tertentu di jalan yang kerap amblas. Harapanya jalan disana tidak lagi amblas maupun hancur saat dilintasi beban berat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Rembang, Maryosa  membenarkan jalan Kabupaten Sendangagung, Pamotan sudah ditangani.

Pekerjaan masih berlangsung. Pembongkaran hari kedua masih berlanjut.

”Sudah kita bongkar. Bisa dilihat langsung,” katanya.

Disana ada pipa distribusi air. Oleh Dputaru Rembang minta kedalamanya juga ikut menyesuaikan. Agar tidak terganggu guncangan lalu lintas.

Sebelumnya pihak perusahaan juga diharapkan bisa menyaksikan ketika ada kebocoran.

Tidak hanya disana., dalam waktu dekat bergeser Rembang kota. Utamanya mencaver aduan-aduan masyarakat.

Termasuk dibelakang pasar tradisional Rembang kota arah desa Sumberjo.

”Jembatan jalan pembubung antara Babaktulung dan Bonjor, Kecamatan Sarang juga sudah dilakukan perbaikan,” imbuhnya.

Sebelumnya jembatan di wilayah Rembang timur sedikit ambrol. Sudah ditangani.

Diduga kerusakannya dampak dari bencana banjir besar. Pihak warga sebelumnya memasang tanda bahaya dan pembatas sederhana. (noe)

 

Editor : Ali Mustofa
#lalu lintas #kendaraan #ekskavator #rembang #bencana banjir #DPUTaru #Tonase