REMBANG – Museum RA Kartini Rembang kembali semarak dengan kegiatan literasi sejarah.
Kamis (26/6), tokoh nasional Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro hadir dalam diskusi dan bedah buku Trilogi Kartini, karya monumentalnya yang membedah sisi kehidupan, pemikiran, dan perjuangan RA Kartini.
Prof. Wardiman, yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI periode 1993–1998 sekaligus Ketua Umum Yayasan Puteri Indonesia, melakukan roadshow literasi ke sejumlah daerah.
Salah satunya ke Kabupaten Rembang yang dikenal sebagai tanah kelahiran Kartini.
"Gayung bersambut, kami fasilitasi kegiatan ini karena Museum RA Kartini memiliki kedekatan historis dengan topik buku yang dibedah," ujar Subkoordinator Sejarah, Museum, dan Cagar Budaya Dinbudpar Rembang, Retna Dyah Radityawati, kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Baca Juga: Keris Raksasa 1,8 Meter Bernama Naga Puspa Dijamas Jelang 1 Suro di Lasem Rembang
Tiga Jilid Mengungkap Kartini Secara Mendalam
Retna menjelaskan, buku Trilogi Kartini telah diluncurkan pada akhir 2024 dan terdiri dari tiga jilid yang mengangkat sisi-sisi berbeda dari sosok Kartini:
-
Jilid I: Kartini – Kumpulan Surat-Surat 1899–1904
Menyajikan 179 surat asli Kartini yang mengungkap pemikirannya soal emansipasi perempuan, kehidupan pribadi, dan perlawanan terhadap kolonialisme. -
Jilid II: Kartini – Hidupnya, Renungannya, dan Cita-citanya
Mengulas perjalanan hidup Kartini sejak masa kecil hingga perjuangannya sebagai pelopor kesetaraan perempuan di masa penjajahan. -
Jilid III: Inspirasi Kartini dan Kesetaraan Gender di Indonesia
Membahas relevansi pemikiran Kartini dalam konteks perjuangan gender saat ini, termasuk tantangan kesetaraan yang masih dihadapi masyarakat modern.
"Buku ini memperkaya khazanah sejarah dan menjadi referensi penting dalam memahami Kartini secara utuh," tambah Retna.
Baca Juga: Cabuli 5 Anak, Oknum Guru Ngaji di Rembang Dihukum 13 Tahun Penjara, Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa
Peserta dari Berbagai Kalangan
Diskusi buku ini tidak hanya dihadiri akademisi, tetapi juga pelajar dan komunitas. Peserta berasal dari kalangan mahasiswa, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah SMA/SMK, Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Rembang, masyarakat sejarawan, komunitas museum, serta sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (Dindikpora, Dinkominfo, Dinarpus, dan lainnya).
Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan dua narasumber utama: Prof. Wardiman Djojonegoro dan Nabila Ihza Nur Muttaqi, dosen Fakultas Hukum Universitas Negeri Yogyakarta yang juga menjadi pengulas buku.
Diskusi dimoderatori oleh M. Nilzam Aly, dosen Program Studi Destinasi Pariwisata Universitas Airlangga.
Kehadiran Prof. Wardiman dan peluncuran karya trilogi ini dinilai menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat Kartini sebagai simbol perjuangan kesetaraan dan pendidikan di Indonesia. (Wisnu Aji)
Editor : Mahendra Aditya