Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bupati Rembang Berencana Ambil Hutang Daerah, Ini Tujuannya

Vachri Rinaldy • Selasa, 17 Juni 2025 | 17:33 WIB
Bupati Rembang Harno.
Bupati Rembang Harno.

REMBANG - Bupati Rembang Harno berencana mengambil pinjaman daerah.

Langkah ini untuk percepatan penyelesaian sejumlah pekerjaan.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang memamg pernah mengambil pinjaman daerah pada 2022 lalu.

Saat itu pinjaman diajukan senilai Rp 200 miliar. Saat ini, hutang daerah tersebut sudah lunas.

Rencananya, Bupati Harno juga akan mengambil pinjaman.

Menurutnya, langkah ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pembangunan yang dianggap penting.

"Untuk Rembang, karena semuanya tahu posisi, apakah saya akan berhutang atau tidak, ini ada rencana mengajukan hutang juga. Tetapi untuk kebutuhan yang sangat penting," katanya.

Harno menjelaskan, proses pengajuan pinjaman perlu mengikuti beberapa aturan.

Diantaranya, pengajuan harus dilakukan pada setahun sebelumnya.

Sementara, pada tahub lalu, Pemkab Rembang belum memiliki rencana pengajuan.

"Jadi ternyata, untuk pinjam itu tidak mudah. Ada aturan. Aturannya harus satu tahun sudah ada pengajuan. Sedangkan Rembang kemarin belum ada rencana pengajuan," katanya.

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Rembang itu mengaku pinjaman tersebut akan dipakai untuk menyelesaikan sejumlah program pembangunan.

Harno mencontohkan, saat ini ada pekerjaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang belum terselesaikan.

"Ini masih dalam proses. Yaitu Rembang banyak pembangunan yang sangat dibutuhkan. Tetapi belum terselesaikan. Contoh, Rumah Sakit sudah membangun, tetapi tidak selesai," ungkapnya.

Selain itu, juga pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Rembang.

Sehingga ia perlu segera menyelesaikan pembangunan-pembangunan tersebut.

"Juga termasuk dinas pendidikan. Maka hal-hal seperti itu saya akan berusaha untuk menyelesaikan. Jika tidak terdesak-desak yang lain, akhirnya lama jadinya," imbuhnya.

Disinggung soal berapa jumlah pinjaman yang akan diajukan, ia belum merinci dan masih perlu melihat persetujuan.

"Ini baru diupayakan. Kami akan berupaya, jumlahnya nanti melihat persetujuan juga. Kami berusaha secepatnya," katanya. (vah)

Editor : Ali Mustofa
#bupati rembang #pinjaman daerah #rembang #hutang #Pinjaman