Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kronologi Nelayan Asal Kragan Rembang Ditemukan Meninggal di Pantai Balongan, Pencarian Dihentikan

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 10 Juni 2025 | 23:18 WIB

 

DITEMUKAN: Petugas SAR dibantu nelayan angkat jenasah Kasdi dari atas kapal, selanjutnya dibawa menuju rumah duka, Selasa (10/6).
DITEMUKAN: Petugas SAR dibantu nelayan angkat jenasah Kasdi dari atas kapal, selanjutnya dibawa menuju rumah duka, Selasa (10/6).

REMBANG – Seorang nelayan nelayan asal Kecamatan Kragan ditemukan  meninggal di Pantai Balongan.

Korban bernama Kasdi. Ia ditemukan dalam kondisi mengapung di tengah laut. Pria berusia 57 tahun itu usai tiga hari kecelakaan diduga terlilit jaring.

Kabar meninggalnya nelayan di tengah laut tersebut dibenarkan Perangkat desa Kragan, Abdulah Wahyu Saputra.

Menurutnya, korban ditemukan di sebelah utara pantai Balongan, Desa Balongan, Kecamatan Kragan sekira 3 kilo meter sebelah barat dari desa Kragan.

Lanjut Abdullah, nelayan atas namas Kasdi sudah ditemukan dan langsung dimakamkan. Pemakaman di desa Karangharjo, Kragan sesuai dengan kelahiran korban. 

”Rumah duka dipenuhi keluarga dan tetangga. Anaknya sempat shock. Pukul 10.30 proses pemakaman selesai,” kata Wahyu kepada Jawa Pos Radar Kudus, Selasa (10/6).

Korban meninggalkan tiga anak, dua perempuan dan satu laki-lahir. Terakhir juga tulang punggung anak kedua usai cerai dan miliki dua anak.

Sementara anak terakhir laki-laki ikut kerja saudara di Sidoarjo, Jatim.

Sebelumnya bapak dan anak, Mad Ali dan Muhtarom nelayan setempat menemukan jenasah korban.

Saat itu keduanya berencana berlayar mencari ikan. Saat ditemukan kondisi jenasah utuh, sementara bagian wajah sudah rusak.

Kebetulan kedua nelayan ada yang membawa handphone. Seletah itu mengabari orang rumah untuk diberitahukan sekira pukul 06.00 pagi.

Kemudian mengabari pemilik perahu, Abdul Hadi warga Kragan selanjutnya mengajak rekanya untuk menjemput.

”Jenasah di taruh kantong jenasah. Nelayan ikut membantu tim search and rescue (SAR) menuju rumah duka,” katanya.

Dengan segala keterbatasan pihak pemilik perahu bertanggung jawab. Membantu proses kepengurusan hingga pemakaman dan lain-lain.

Termasuk mengaji beberapa hari. Dengan ditemukan korban proses pencarian tim SAR dihentikan.

Mengulas sebelumnya pada hari minggu (8/6) sekitar pukul 03.00 wib  Kasdi berangkat melaut dari desa Kragan.

Pada saat tebar jaring kaki pak Kasdi terlilit tali jaring dan terpeleset hingga tenggelam. Kemudian temennya yang mengetahui berusaha menolong tapi belum ditemukan.

Setelah itu melaporkan ke pihak terkait sehingga di teruskan ke Basarnas Unit Siaga SAR Rembang. Hasil akhir OPS SAR korban ditemukan dalam keadaan meninggal.

Kemudian korban di evakuasi dan dibawa ke rumah keluarga korban serta di identifikasi oleh petugas terkait.

Dengan ditemukannya korban maka pada pukul 09.15 OPS SAR di nyatanya di tutup dan unsur yang terlibat di kembalikan ke satuan masing-masing. (Wisnu Aji)

Editor : Ali Mustofa
#rumah duka #meninggal #mengapung #rembang #nelayan