REMBANG — Upaya pencarian seorang nelayan yang diduga tercebur ke laut usai terlilit jaring di perairan Kragan, Kabupaten Rembang, hingga Senin sore (9/6) masih belum membuahkan hasil.
Korban bernama Kasdi (57), yang sehari-hari dikenal warga sekitar meski secara administrasi belum tercatat sebagai penduduk Kragan. Ia hilang saat melaut bersama rekannya, Abdul Hadi (pemilik perahu), Minggu pagi (8/6).
”Pak Kasdi memang belum memiliki KTP dan KK di sini, tapi beliau tinggal di Kragan, tetangga kami. Anak beliau warga resmi Kragan,” ujar perangkat Desa Kragan, Abdulah Wahyu Saputra, saat dikonfirmasi Radar Kudus.
Baca Juga: Kejari Pati Kembangkan Kasus Korupsi Dana Desa Kebonsawahan, Ungkap Potensi Tersangka Lain
Menurut laporan awal, kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB di perairan barat laut Pantai Kragan, sekitar satu jam perjalanan dari titik pemberangkatan.
Keduanya berangkat melaut sejak subuh, berniat menjaring udang dan cumi seperti rutinitas nelayan setempat yang biasanya pulang sebelum tengah hari. Namun, saat menurunkan jaring, diduga Kasdi tiba-tiba tercebur ke laut usai terlilit jaring.
”Kami menerima laporan sekitar pukul 10.40. Awalnya pemilik perahu melakukan pencarian mandiri, lalu kembali ke darat dan mengajak nelayan lain untuk melanjutkan pencarian,” terang Wahyu.
Siang harinya, kabar kecelakaan diteruskan ke relawan dan Basarnas. Tim gabungan kemudian menurunkan satu unit perahu karet dibantu sejumlah nelayan.
Area pencarian difokuskan di radius sekitar 3 mil laut dari bibir pantai, ke arah barat dan barat laut.
Meski telah dilakukan penyisiran hingga sore hari, upaya pencarian selama dua hari masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Tim SAR pun terus memantau perkembangan situasi.
Baca Juga: Polisi Gerebek Balap Liar di Jepara, Belasan Remaja Kocar-Kacir, Motor Disita
”Keluarga sudah pasrah dan ikhlas. Kini fokus hanya pada proses pencarian,” imbuh Wahyu.
Kasdi sendiri merupakan tulang punggung keluarganya. Ia tinggal bersama anak perempuannya yang berstatus janda dengan dua anak. Istrinya diketahui sudah bercerai, sementara identitas resmi korban masih tercatat di wilayah Tuban, Jawa Timur.
Hingga pukul 15.45 WIB, Senin, belum ada kabar terbaru soal penemuan korban. Tim SAR dan nelayan setempat masih terus melanjutkan pencarian.
(Wisnu Aji)
Editor : Mahendra Aditya