Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hadiah Rp3 Juta dan Piagam Bupati, Tapi Pemilihan Duta Literasi Rembang Masih Sepi Peminat

Redaksi Radar Kudus • Sabtu, 7 Juni 2025 | 01:36 WIB
DITUNGGU: Bunda Literasi Kabupaten Rembang, Musringah Harno  membaca buku di ruang perpustakaan daerah. Mengajak putra-putri asli Kabupet Rembang ikuti menjadi duta literasi.
DITUNGGU: Bunda Literasi Kabupaten Rembang, Musringah Harno membaca buku di ruang perpustakaan daerah. Mengajak putra-putri asli Kabupet Rembang ikuti menjadi duta literasi.

REMBANG – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang tengah membuka pendaftaran Pemilihan Duta Literasi 2025.

Sayangnya, sejak pendaftaran resmi dibuka pada 2 Juni lalu, belum ada satu pun peserta yang mendaftar.

Padahal, ajang ini menawarkan hadiah menarik: uang pembinaan sebesar Rp3 juta untuk juara pertama, piagam penghargaan dari Bupati, serta trofi.

Namun, minat kaum muda Rembang tampaknya belum cukup tergerak untuk ikut berpartisipasi.

Baca Juga: Viral Video Asusila di Embung Rowo Setro, Satpol PP Rembang Tertibkan Pasangan Muda-Mudi

Terbuka untuk Pemuda Usia 16–23 Tahun

Kepala Dinarpus Rembang, Ahmad Sholchan, menjelaskan bahwa pendaftaran dibuka hingga 14 Juni 2025.

Sasaran peserta adalah warga Kabupaten Rembang berusia 16 hingga 23 tahun, bukan PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Tes tertulis akan dilaksanakan pada 16 Juni 2025. Pengumuman enam besar dilakukan pada 18 Juni melalui WhatsApp grup dan akun Instagram @dinarpusrembang.

Grand final akan digelar pada 24 Juni,” jelas Sholchan kepada Jawa Pos Radar Kudus, Kamis (6/6).

Baca Juga: Gas Etanol Diduga Picu Kebakaran Hebat, 4 Rumah di Sarang Remban Ludes Terbakar

Syarat Ketat, Tapi Terbuka Luas

Untuk mendaftar, peserta diwajibkan mengirimkan satu tulisan resensi buku sesuai format yang tersedia di tautan pendaftaran.

Resensi harus dikirim dalam bentuk soft copy ke email dinarpusrembang@gmail.com, serta satu rangkap hard copy.

Selain itu, peserta harus menunjukkan keterlibatan aktif dalam kegiatan perpustakaan, dibuktikan lewat dokumentasi.

Mereka juga diminta aktif membuat konten literasi atau promosi budaya membaca di media sosial, yang dibuktikan dengan tangkapan layar dan tag ke akun Instagram @dinarpusrembang.

“Kami juga mewajibkan surat pernyataan kesediaan terlibat dalam promosi gerakan gemar membaca di seluruh wilayah Rembang. Format surat ini sudah disediakan dalam tautan pendaftaran,” tambah Sholchan.

Syarat lainnya adalah surat rekomendasi dari lembaga, instansi, atau pemerintah desa (cukup salah satu).

Peserta yang pernah meraih juara 1 hingga 6 dalam pemilihan Duta Literasi Rembang sebelumnya tidak diperbolehkan mendaftar kembali.

Baca Juga: Istri Bupati Blora, Hj. Ainia Sholichah Jadi Ketua Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Blora

Seleksi Ketat dan Bertahap

Seleksi awal berupa verifikasi berkas administrasi yang dikirim ke Sekretariat Panitia Pemilihan Duta Literasi 2025, bertempat di Perpustakaan Umum Kabupaten Rembang, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 152, Rembang.

Tes tertulis mencakup materi seputar kebijakan perpustakaan dan gerakan literasi nasional dan daerah, konsep literasi untuk kesejahteraan, serta transformasi perpustakaan menuju ekosistem digital nasional.

Materi lainnya meliputi pengetahuan perbukuan, enam literasi dasar, manajemen literasi, strategi gerakan literasi, hingga pengetahuan umum.

Peserta wajib hadir 30 menit sebelum tes, yang berlangsung selama 90 menit. Mereka diminta berpakaian bebas rapi, bersepatu, dan membawa peralatan tulis sendiri.

“Peserta yang tidak hadir atau tidak mengikuti tahapan seleksi sesuai jadwal dinyatakan gugur, apa pun alasannya,” tegas Sholchan.

Finalis Tampil dengan Bakat dan Komunikasi

Peserta dengan nilai tertinggi akan melaju ke tahap grand final. Bila ada nilai yang sama, akan diadakan tes wawancara tambahan untuk menentukan enam besar.

Di babak final, peserta diminta menunjukkan bakat atau minat mereka dalam durasi maksimal 5 menit.

Dewan juri akan memberikan pertanyaan seputar literasi. Penilaian akan mencakup penguasaan materi serta performa, termasuk sikap dan cara berkomunikasi peserta.

“Peserta grand final wajib mengenakan busana khas daerah: Batik Lasem,” ujar Sholchan menutup penjelasannya.


Bunda Literasi Turun Gunung

Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Rembang, Musringah Harno, juga turut mendukung kegiatan ini.

Ia terlihat membaca buku di ruang Perpustakaan Daerah Rembang sebagai bentuk kampanye membaca.

Musringah mengajak generasi muda Rembang untuk tidak hanya rajin membaca, tapi juga berani tampil sebagai duta literasi.

Ia berharap semakin banyak pemuda lokal yang peduli pada gerakan literasi dan ikut mendaftar sebelum batas waktu berakhir.


Jika Anda pemuda-pemudi Rembang yang aktif dan mencintai literasi, ini saatnya menunjukkan kemampuan dan menjadi wajah literasi daerah. Hadiah sudah menanti, tinggal niat dan keberanian Anda yang menentukan. (Wisnu Aji)

Editor : Mahendra Aditya
#Duta Literasi rembang #duta literasi #rembang #Pendaftaran Duta Literasi Rembang