REMBANG - Para guru bekerjasama dengan Telkomsel untuk meningkatkan kompetensi. Mereka mengusung tema pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan pembelajaran.
Acara tersebut dilaksanakan di aula lantai 4 Sekretariat Daerah Rembang. Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI) bekerja sama dengan PT Telkomsel mengusung tema besar Teaching at The Right Level : Transformasi Pembelajaran Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua.
Gagasan besar itu kemudian diperinci dengan subtema Pemanfaatan Teknologi sebagai Katalisator untuk Menciptakan Pembelajaran Interaktif, Kolaboratif, dan Kontekstual.
Ada 120 peserta dari 65 sekolah di Kabupaten Rembang antusias mengikuti kegiatan tersebut. Asisten 2 Setda Rembang Agus Salim mengapresiasi kolaborasi IGI dan PT. Telkomsel yang berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kapasitas dan kompetensi para pendidik.
Apalagi, tantangandunia pendidikan semakin kompleks. Kemajuan teknologi informasi bukan hanya mengubah cara berkomunikasi, tetapi juga menuntut perubahan dalam cara mengajar dan belajar.
"Guru sebagai garda terdepan dalam proses pendidikan harus terus meningkatkan diri, agar mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya menarik dan interaktif, tetapi juga kontekstual dan relevan dengan kebutuhan peserta didik," katanya.
Sekretaris Jenderal IGI Hibatun Wafiroh menyampaikan kegiatan kemarin bertujuan meningkatkan literasi digital.
Sekaligus memberikan akses dan pelatihan bagi tenaga pendidik serta peserta didik dalam pemanfaatan teknologi pendidikan.
"Sejak berdirinya IGI tahun 2009, tagline sharing and growing together selalu digaungkan oleh semua anggotanya," katanya.
Setelah mengikuti pelatihan, sekolah bisa menggunakan platform edukasi Skul.id yang dikembangkan oleh PT. Telkomsel untuk mengakses materi pembelajaran yang dibutuhkan. Kolaborasi dengan Telkomsel sebagai bentuk dukungan program Teaching at The Right Level (TARL).
Yakni pendekatan pengajaran yang berfokus pada pemahaman tingkat keterampilan dan pengetahuan setiap siswa secara individual, serta menyesuaikan metode pengajaran agar sesuai dengan kebutuhan mereka. (vahri Renaldy)
Editor : Mahendra Aditya