Saat ini diperlukan studi teknis untuk rencana pengembangan.
Baru-baru ini, Bupati Rembang Harno meninjau lokasi waduk yang berada di Kecamatan Japah, Blora itu.
Keberadaan waduk ini diharapkan bisa memberi manfaat bagi wilayah-wilayah sekitarnya. Seperti Blora, Pati dan Rembang.
“Saya kemarin melihat posisi Randugunting yang mana sangat dibutuhkan untuk ketersediaan air baku untuk Rembang, Blora, dan Pati,” katanya.
Setelah berkunjung, menurut Harno, sementara ini beberapa wilayah belum memanfaatkan air di Randugunting.
Justru Rembang yang sudah memanfaatkan untuk irigasi.
“Kebetulan Blora saat ini belum menggunakan, Pati pun belum, Rembang malah sudah lewat irigasinya,” imbuhnya.
Selanjutnya, pihaknya ingin memanfaatkan untuk kebutuhan air baku. Hanya saja, ia menyadari untuk menunjang kebutuhan tersebut diperlukan biaya yang tak sedikit.
“Yang belum rencana ke depan untuk mengambil air bakunya. Untuk mengarah ke air baku kami membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk rencana pengembangan kedepannya,” imbuhnya.
Disinggung terkait estimasi biaya yang dibutuhkan, ia akan mempelajari terlebih dahulu.
“Saya belum mempelajari. Untuk teknik, Direktur PDAM nya lebih jelas berapa yang dibutuhkan, nanti direktur PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum),” katanya. (Vachri Rinaldy Lutfipambudi)
Editor : Ali Mustofa