Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Program Beasiswa Perguruan Tinggi di Rembang Tetap Jalan, Selaraskan Program Dua Desa Dua Sarjana

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 20 Mei 2025 | 00:04 WIB

 

MINTA DUKUNGAN: Sekdin Dindikpora, Khoironi didampingi Kepala Subbag Program Mariban memaparkan program beasiswa perguruan tinggi kemarin.
MINTA DUKUNGAN: Sekdin Dindikpora, Khoironi didampingi Kepala Subbag Program Mariban memaparkan program beasiswa perguruan tinggi kemarin.

REMBANG – Program beasiswa perguruan tinggi (PT) tetap berjalan. Diselaraskan untuk program dua desa dua sarjana.

Hal terungkap usai perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Rembang kemarin menghadap Bupati Harno.

Koordinasi dilakukan Sekdin Dindikpora, Khoironi didampingi Kepala Subbag Program Mariban. Minta dukungan dana dan dukungan lainnya.

”Setelah kami matur pak Bupati Harno, bahwa bagaimanapun program beasiswa perguruan tinggi tetap berjalan,” kata Khoironi.

Selain itu Khoironi menyampaikan kesiapan Pemkab Rembang mempersiapkan pelaksanaan program Dua Desa Dua Sarjana, yang menjadi salah satu janji kampanye Bupati Rembang, Harno.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Rembang.

Bahwa program Dua Desa Dua Sarjana akan diselaraskan dengan program beasiswa perguruan tinggi yang sudah berjalan. Ia menyebutkan bahwa komunikasi dengan Bupati telah dilakukan untuk menyusun konsep penyelarasan tersebut.

Agar program ini berjalan optimal, program beasiswa perguruan tinggi akan menjadi dasar dari pelaksanaan Dua Desa Dua Sarjana.

Untuk itu, program beasiswa perlu dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan dijabarkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Pemkab Rembang. Setelah itu, Dindikpora akan menyusun petunjuk teknis pelaksanaan.

”Kalau sudah masuk dalam RPJMD, nanti kita siapkan konsepnya, sehingga target lima tahun ke depan bisa tercapai secara kumulatif, dua desa dua sarjana,” katanya.

Khoironi menambahkan, keberlangsungan program beasiswa perguruan tinggi sangat menentukan keberhasilan program Dua Desa Dua Sarjana.

Tahun ini, Dindikpora mengusulkan anggaran sebesar Rp3,5 miliar dalam anggaran perubahan untuk program beasiswa, jumlah yang sama seperti tahun sebelumnya.

”Harapan kami anggarannya tetap sama seperti tahun lalu, yaitu sekitar Rp3,5 miliar per tahun.

Jadi, perlu kita komunikasikan dengan berbagai pihak, termasuk Pak Bupati, supaya program beasiswa ini bisa terus berjalan sebagai dasar program Dua Desa Dua Sarjana,” ungkapnya.

Terkait persyaratan penerima beasiswa, Khoironi menjelaskan bahwa secara umum masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni ditujukan bagi siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu. Namun, akan ada penyesuaian pada petunjuk teknis pelaksanaan.

“Persyaratannya masih sama, untuk anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Nanti hanya kami modifikasi sedikit agar bisa menyesuaikan dengan pelaksanaan program Dua Desa Dua Sarjana dalam juknis,” pungkasnya. (Wisnu Aji)

Editor : Mahendra Aditya
#beasiswa perguruan tinggi #dindikpora rembang #rembang #pendidikan #beasiswa