Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Begini Kondisi Cagar Budaya Situs Selodiri di Terjan Rembang Pasca Beroperasinya Penambangan Ilegal di Sekitar Lokasi

Redaksi Radar Kudus • Sabtu, 17 Mei 2025 | 18:57 WIB

 

MASIH AMAN: Kepala Dinbudpar Rembang, Mutaqin memastikan kondisi situs Selodiri aman dari aktivitas penambangan.
MASIH AMAN: Kepala Dinbudpar Rembang, Mutaqin memastikan kondisi situs Selodiri aman dari aktivitas penambangan.
REMBANG – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar), Kabupaten Rembang mengecek langsung kondisi situs Selodiri, Desa Terjan, Kecamatan Kragan.

Mereka ingin memastikan jika aktivitas penambangan di sekitar lokasi tak sampai merusak keberadaan benda-benda zaman megalitikum tersebut.

Diberitakan sebelumnya aktivitas penambangan batu tras di radius 300 meter dari lokasi terus melakukan pengerukan tanah.

Aktivitas yang diduga ilegal itu sempat dihentikan aparat April lalu. Namun di awal bulan Mei lalu penambang kembali melakukan penggalian lahan.

Kepala Dinbudpar Kabupaten Rembang Mutaqin kemarin bersama bersama Bidang Kebudayaan.

Hasilnya kondisi situs masih aman meski di sekitar lokasi ada aktivitas penambangan.

“Kami sudah cek ke lokasi. Kondisinya masih aman karena sudah ada pemagaran keliling sesuai zona milik dari Balai Pelestarian Kebudayan (BPK) wilayah X Yogyakarta, Jateng,” tandasnya.

Ia juga sempat memastikan kon disi area situs aman dari aktivi tas penambangan yang ada di sekitar.

”Kami pastikan aktivitas itu (Penambangan,Red) berada di luar zona situs Selodiri. Kami berharap kesadaran semua untuk turut menjaga dan melindunginya,” ungkapnya.

Mutaqin membenarkan jika fakta di lapangan di sekitar situs ada aktivitas penambangan.

Hanya berkaitan penambangan tersebut lahan milik siapa tim Dinbudpar Rembang tidak mengetahui.

”Setelah kami cek sampai di titik nol. Kemudian di sekitar dan keliling, jaraknya lebih 300 meter dari titik yang kita miliki,” terangnya.

Diakuinya dulu sempat ada penambangan yang dihentikan karena lokasinya dekat sekali dengan situs Terjan.

Namun sekarang sudah dilakukan penghijauan dan di zona situs Selodiri pada akhir tahun 2024 sudah dipagari oleh BPK yang ada di Yogyakarta. (Wisnu Aji)

Editor : Ali Mustofa
#dinas kebudayaan #Dinbudpar #megalitikum #rembang #situs selodiri #penambangan