Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Desa Woro Rembang Gelar Kirab Tumpeng 1,5 Kilo, Sedekah Bumi dan Haul Mbah Seto

Redaksi Radar Kudus • Sabtu, 10 Mei 2025 | 00:37 WIB

 

LESTARIKAN BUDAYA: Suasana kirab tumpeng dalam rangka sedekah bumi desa Woro dan haul mbah Seto, kemarin.
LESTARIKAN BUDAYA: Suasana kirab tumpeng dalam rangka sedekah bumi desa Woro dan haul mbah Seto, kemarin.

REMBANG – Kirab budaya kemarin berlangsung semarak di desa Woro, Kecamatan Kragan. Ada prosesi kirab  tumpeng dalam tradisi kebudayaan tersebut. Acara ini digelar dalam rangka sedekah bumi dan haul mbah Seto.

Acara berlangsung pagi hingga siang hari. Mulai pukul 08.00 sampai sekira 10.30. acara menyedot perhatian masyarakat.

Suasana khas di desa Woro menciptakan pengalaman yang istagramble. Dijadikan konten menarik di media sosial. 

Sedekah Bumi di desa woro Kragan Rembang
Sedekah Bumi di desa woro Kragan Rembang

Kades Woro, Shofwan menyampaikan sedekah bumi dan haul mbah Seto setiap tahun diadakan event seperti kirab budaya.

Ada arak-arakan tumpeng. Selain ada kegiataan keagamaan berupa pengajian serta budaya mulai ketoprak hingga tayub dengan jadwal berbeda.

”Setiap tahun digelar di bulan selo,” kata Kades Shofwan kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin (9/5).

Kirap tumpeng menempuh jarak sekira 1,5 kilo. Start dari balai desa menuju makam atau punden setempat. Adapun yang dikirab berupa aneka hasil bumi dari daerah perbukitan wilayah Rembang timur ini.

Kegiatan sadaqoh bumi di desa Woro, Kecamatan Kragan
Kegiatan sadaqoh bumi di desa Woro, Kecamatan Kragan

Selain itu juga ada tumpeng, untuk kegiatan sadaqoh bumi.  Lebih dari 500 peserta ikut partisipasi dalam kegiataan kirab tersebut. Mereka dengan penuh semangat berjalan kaki sembari memandu hasil bumi.

”Semua ikut partisipasi.  Mulai Pemdes, serta semua RW, anak sekolah hingga perguruan silat kita libatkan,” terangnya.

Di desa Woro  ada 4 perguruan silat. Setiap event-event organisasi tersebut di ikutsertakan dalam berbagai kegiatan.

Sekaligus memasyarakatkan olahraga, memperkokoh persatuan dan pembangunan, serta melestarikan dan mempopulerkan budaya asli Indonesia.

Lewat event kirab tumpeng yang digelar tersebut dalam rangka pendidikan terutama anak-anak untuk mengetahui budaya di desa.

Biar nantinya agar tidak punah. Even itu bukan hanya tentang budaya dan keagamaan, sekaligus juga tentang kebersamaan, kerukunan, gotong royong.

”Puncaknya pengajian. Tapi rangkaian acara selanjutnya ada kegiatan seni, tayub dan ketoprak tetapi kegiatanya berbeda,” imbuhnya. (Wisnu Aji)

Editor : Mahendra Aditya
#kragan #rembang #sedekah bumi #kragan rembang