Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Program 100 Hari Kerja Bupati Rembang Sempat Terkendala, Begini Penjelasan Harno

Vachri Rinaldy • Senin, 28 April 2025 | 02:58 WIB
PECAH-PECAH: Pengendara melintas di Jalan Sulang-Sumber yang mengalami kerusakan baru-baru ini.
PECAH-PECAH: Pengendara melintas di Jalan Sulang-Sumber yang mengalami kerusakan baru-baru ini.

RADAR KUDUS - Program 100 hari kerja Bupati Rembang untuk menambal lubang jalan masih berproses.

Pekerjaan sempat terhenti karena faktor cuaca.

Khusus ruas yang rusak parah, bupati sengaja tidak menambal, namun akan berupaya mencari cara lain untuk penanganan. 

Bupati Rembang Harno mengatakan, kerusakan infrastruktur memang perlu segera ditangani.

Apalagi pada ruas-ruas yang dianggap membahayakan. 

Meskipun, penanganan yang dilakukan baru bisa bersifat sementara melalui penambalan lubang-lubang jalan.

Bupati menyadari, saat ini kondisi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang belum memungkinkan. 

"Kuatnya nambal ya saya tambali. Sehingga tidak membahayakan. Syukur bisa halus," ungkapnya. 

Setelah dilantik sekitar Februari lalu, Harno mencanangkan program 100 hari kerja untuk menselesaikan penambalan jalan.

Seiring berjalannya waktu dalam menjabat sebagai kepala daerah, Ia juga mendapatkan keluhan-keluhan tentang perbaikan jalan antar desa. 

Contohnya pada ruas Kaliori-Meteseh.

Sehingga pihaknya langsung menguntruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan pengecekan.

Tidak hanya itu, Harno juga berkeliling langsung untuk memantau kondisi. 

"Kalau yang antar desa, termasuk Kaliori-Meteseh saya intruksikan dinas intuk ngecek. Jika sempat nanti saya yang ngecek. Minimal tidak membahayakan. Saya sering keliling memantau, mana yang belum mana yang sudah," jelasnya. 

Disinggung soal progres program 100 hari kerja, ia mengaku belum memeriksa langsung.

Beberapa waktu lalu, Harno memang sempat menghentikan pekerjaan karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. 

"Sebagian saya hentikan karena posisi hujan. Kalau posisi hujan untuk nambal jalan hasilnya tidak bagus. Kalau musim hujan saya sengaja saya suruh pending," imbuhnya. 

Harno optimistis program kerja 100 harinya untuk menambal jalan akan selesai. 

Khusus jalan yang rusak parah, ia justru sengaja tidak melakukan penambalan.

Namun, akan berupaya mencari alternatif lain untuk memperbaiki.

Contohnya adalah ruas jalan Sulang-Sumber. Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, ruastersebut memgalami retakan di sejumlah titik. 

"Aku yakin tambal jalan 100 hari selesai. Kecuali yang memang jalan rusak berat saya suruh membiarkan. Saya akan berusaha bagaimana yang sudah sangat parah jangan ditambal. Saya berusaha cari yang lain. Termasuk Sulang-Sumber sangat berat. Beberapa lama tidak tersentuh," jelasnya. (vah)

Editor : Mahendra Aditya
#100 Hari Kerja #bupati rembang #rembang #perbaikan jalan