Kirab Budaya di Lasem Digelar Hari Ini, Pantura Tidak Ditutup Total
Vachri Rinaldy Lutfipambudi• Sabtu, 19 April 2025 | 23:01 WIB
MERIAH: Suasana di Klenteng Cu An Kiong, Lasem kemarin (19/4) menjelang kirab budaya yang akan dilaksanakan hari ini (20/4)
LASEM, Radar Kudus – Kirab budaya memperingati ulang tahun Makco Thian Siang Sing Bo di Klenteng Cu An Kiong, Lasem, digelar hari ini, Sabtu (20/4).
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di Jalur Pantura Lasem, namun tidak dilakukan penutupan total.
Kirab yang menjadi puncak rangkaian acara keagamaan dan budaya ini akan diikuti oleh Kiem Sin dari 70 daerah di Indonesia.
Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Kudus kemarin (19/4), sejumlah persiapan telah dilakukan di area klenteng.
Tandu-tandu untuk arak-arakan juga sudah disiapkan, dan peserta dari luar daerah mulai berdatangan ke Lasem.
Kegiatan kirab dimulai dari Klenteng Cu An Kiong, menempuh rute sejauh sekitar lima kilometer mengelilingi wilayah Lasem. Kirab dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.30 hingga 15.00 WIB.
Untuk arah Surabaya–Semarang: melalui Kajar–Sumbergirang–Warugunung–Pasar Duwur–Pamotan/Jape
MERIAH: kirab budaya Suasana di Klenteng Cu An Kiong, Lasem
Kendaraan Berat Diminta Parkir Sementara
Kendaraan roda dua, roda empat, dan truk kecil masih diperbolehkan melintasi jalur alternatif.
Namun, kendaraan dengan sumbu tiga atau lebih tidak diperkenankan lewat dan akan diarahkan ke kantong parkir yang telah disediakan.
“Kami sudah survei langsung lokasi kantong parkir. Tersedia delapan titik, dengan lokasi terbesar di Sendangasri yang mampu menampung hingga 300 kendaraan,” jelas Ryan.
860 Personel Gabungan Disiagakan
Untuk mengantisipasi kemacetan, terutama di jalur alternatif, Polres Rembang telah menyiapkan sekitar 860 personel gabungan yang disebar di sejumlah titik rawan. Petugas juga akan mengatur lalu lintas secara bergantian di titik-titik rekayasa arus.
“Kami sudah ploting anggota di seluruh titik rekayasa lalu lintas dan berkoordinasi dengan polres kabupaten sekitar,” tandasnya.
Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, masyarakat diimbau untuk menghindari area Pantura Lasem pada jam-jam kirab, serta mengikuti petunjuk dari petugas di lapangan. (vah)