REMBANG – Dua remaja warga Kecamatan Kaliori, dibacok orang tak dikenal di Jalan Mojorembun-Wiroto, Kecamatan Kaliori, Sabtu lalu (5/4).
Korban dibacok di bagian lutut kakinya usai nonton orkes dangdut.
Dari video yang beredar berdurasi 03.39 menit menunjukan kondisi kedua korban dengan luka-luka pada bagian kaki.
Satu korban kondisinya masih sadar dan satunya kondisinya lemas. Keduanya terlihat meminta tolong pe tu gas TNI-Polri.
”Tolong. Pak. Jaluk tulung dhisik koncoku pak,” ungkap salah satu remaja yang masih sadar meminta petugas yang kebetulan patroli.
Dalam video salah satu korban menyebutkan daerah asal terduga pelaku.
Meminta petugas segera untuk meringkus. Sembari memperli hatkan luka yang dialami. Usai dibacok menggunakan celurit.
Salah satu korban masih bisa berdiri. Lalu menuju mobil patroli polsek setempat.
Sementara rekannya masih dalam kondisi tergeletak.
Lalu bersama-sama pemuda lainnya membantu petugas mengangkat dibawa menuju rumah sakit.
AKP Saefudin, Kapolsek Kaliori membenarkan ada pembacokan dengan korban dua pemuda di jalan Desa Mojorembun–Wiroto.
“Kejadiannya pukul 23.30 wib. Korban Hendra Surya Nugraha, 23 dan Frida Cahya wistara, 22, warga Desa Wiroto. Kedua pemuda pulang dari menonton hiburan dangdut,” kata AKP Saefudin saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus kemarin.
Polisi hingga kemarin masih memeriksa keterangan para korban dan mengumpulkan barang bukti.
”Pelaku belum diketahui. Pengakuan dari korban menerangkan bahwa sebelumnya telah dihadang oleh segerombolan orang. Lalu dibacok dengan menggunakan senjata tajam dan melarikan diri ke arah selatan,” terangnya.
Soal motif pembacokan. Apakah terkait ada dugaan terpengaruh minuman atau dendam lama.
“Korban saat ditanya jawaban tidak menyebutkan persoalan apa. Kami masih menunggu kondisinya membaik,” ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Rembang, Iptu Alva Zakya Akbar melalui KBO Reskrim, Iptu Widodo Eko Prasetyo saat dikonfirmasi seputar perkembangan kasus pembacokan pemuda di Kaliori belum dapat menyampaikan lebih mendetail.
Kebetulan masih proses penyelidikan petugas.
”Masih proses penyelidikan. Doakan semoga segera terungkap,” tambahnya. (noe/ali)
Editor : Ali Mustofa