REMBANG - Bupati Rembang Harno berencana mematenkan slogan Kabupaten Rembang.
Hal ini dilakukan agar tidak ada perubahan-perubahan jargon setiap pergantian kepala daerah.
Sebelumnya, Kabupaten Rembang sudah dikenal dengan slogan “Rembang Bangkit”.
Seiring berjalannya waktu, muncul kata baru: Rembang Gemilang.
Kata-kata tersebut mencuat ketika kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020.
Kata-kata Rembang Gemilang saat ini juga terpampang di Tugu Adipura, yang berada di pertigaan depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang.
Bupati Harno pun berencana memastikan slogan untuk Kabupaten Rembang. Ia akan mengembalikan ke Rembang Bangkit atau slogan lainnya.
Yang jelas, slogan itu tidak berubah-ubah seiring dengan pergantian kepala daerah.
“Mungkin akan saya kembalikan ke Rembang Bangkit atau mana, sehingga jangan sampai lima tahunan akan diganti-ganti terus,” katanya saat sambutan dalam acara silaturahmi bersama kepala desa kemarin.
Ia juga berencana akan mematenkan slogan Rembang, agar tidak mengalami perubahan-perubahan dikemudian lagi.
Seperti seiring dengan pergantian kepala daerah yang kerap memiliki slogan-slogan sendiri.
Contohnya, “Harmonis” seperti ketika Bupati Harno dan Wakil Bupati Muhammad Hanies Cholil Barro mencalonkan diri sebagai kepala daerah.
Harno akan meminta masukan dari masyarakat untuk menemukan kata yang paling cocok untuk Kabupaten Rembang. “Kemarin gemilang, ini harmonis, besok apa lagi.
Maka desain saya akan saya patenkan Rembang yang bagaimana yang paling cocok.
Termasuk minta masukan dari semua tokoh masyarakat yang bagus bagaimana,” jelasnya.
Menanggapi gagasan ini, Ketua Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Rembang Jidan berpendapat, Rembang pernah digagas sebagai Kota Bangkit.
Sehingga apabila kata ini dipatenkan, pihaknya akan berterimakasih.
“Karena kebangkitan ini adalah modal awal untuk membangun Kabupaten Rembang dari pinggiran, tentunya dari masyarakat pedesaan,” jelasnya. (vah/ali)
Editor : Ali Mustofa