Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Banjir Bandang Hancurkan Jalan Desa Sedan Lasem dan Narukan Kragan Rembang, Begini Penampakannya

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Minggu, 23 Maret 2025 | 02:16 WIB

 

BANJIR REMBANG: Banjir bandang menerjang Rembang Sabtu, 22 Maret 2025
BANJIR REMBANG: Banjir bandang menerjang Rembang Sabtu, 22 Maret 2025

RADAR KUDUS - Banjir menerjang di wilayah Kecamatan Kragan, Sedan, dan Lasem pada Sabtu, 22 Maret 2025. Air yang mengakur bahkan sampai merusak jalan di Desa Narukan, Kragan. 

Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Kudus, banjir sempat merendan jalan Gandri-Sedan. Akibatnya arus lalu lintas pun terdampak. Di sini, ketinggian air mencapai sekitar selutut orang dewasa. 

Tidak hanya itu, banjir juga menerjang di wilayah Desa Narukan, Kecamatan Kragan. Wilayah ini diguyur hujan sekitar dua jam. Mulai sekitar pukul 15.30 sampai dengan 17.30. 

Akibatnya, ada salah satu ruas jalan yang sampai rusak. Kepala Desa Narukan Umar Faruq menyampaikan, jalan tersebut baru saja dibangun. Kini, kondisinya harus mengalami kerusakan. "Jalan aspal baru di bangun lgsung hilang kena bandang," katanya. 

Faruq menyampaikan, banjir kemarin juga sampai merendam pondok pesantren di desanya dikerenakan air mengalir ke jalan-jalan desa menuju area tersebut.

Ketinggian air juga sekitar selutut. Kondisi itu berlangsung kurang lebih 1,5 jam. Sekitar pukul 18.00, air sudah kembali surut. 

"Yang masuk ke rmh warga tdk begitu besar.. Banjir ngalir ke jalan desa arah ke pondok. Ini sdh surut warga dan anak pondok bersih-bersih," imbuhnya. 

Genangan air juga terjadi di area Jalan Eyang Sambu Lasem. Sampai dengan sekitar pukul 18.00 kemarin, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang masih memantau kondisi lebih lanjut. 

Kepala BPBD Rembang Sri Jarwati menyampaikan, beberapa hari yang lalu, banjr memang sempat terjadi di wilayah Kecamatan Sedan. Kondisi ini dikarenakan sumbatan sampah yang berada di sungai.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTaru) Rembang untuk melakukan penanganan. 

"Saya sudah sama kepala PU dan timnya. Sudah akan dikirim alat berat untuk mengambil sampah dan bambu. Kalau itu sudah diambil banjirnya selesai," katanya. 

Banjir beberapa waktu lalu itu juga berdampak ke Desa Menoro. Karena sumbatanbpohin bambu, air dari sungai sempat melimpas.

Di sana sudah melaksanakan kerjabakti, untuk melancarkan aliran air. Selanjutnya akan ada rencana untuk normalisasi sungai. "Jadi untuk menanggulangi permasalahan banjir yang ada di situ," katanya. (vah)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#pemkab rembang #banjir bandang #Sedan Rembang #rembang #banjir rembang #lasem #narukan kragan