REMBANG – Menjelang berakhirnya masa jabatannya, Bupati Rembang Abdul Hafidz berpamitan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang dalam acara yang digelar di Pendapa Museum RA Kartini, kemarin.
Hafidz menyampaikan harapannya agar kepemimpinan selanjutnya dapat melanjutkan pembangunan yang telah berjalan serta memperbaiki aspek yang masih kurang.
Roda pemerintahan di Kota Santri akan segera berganti. Bupati-Wakil Bupati terpilih, Harno dan Muhammad Hanies Cholil Barro, dijadwalkan dilantik pada 20 Februari mendatang.
Hafidz pun memberikan ucapan selamat kepada keduanya, seraya berharap pemerintahan yang baru dapat membawa Rembang ke arah yang lebih baik.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Pak Harno dan Gus Hanies. Semoga pembangunan ke depan bisa lebih baik, menyempurnakan yang belum sempurna, dan memperbaiki yang masih kurang," ujar Hafidz.
Capaian Selama Kepemimpinan
Dalam kesempatan itu, Hafidz mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh elemen yang telah berkontribusi dalam memajukan Rembang, termasuk jajaran birokrasi, DPRD, serta tokoh masyarakat.
Ia juga mengungkapkan kebanggaannya atas berbagai capaian positif yang berhasil diraih selama kepemimpinannya.
Salah satu pencapaian yang disorot adalah penurunan angka kemiskinan, yang sebelumnya berada di angka 19,3 persen dan kini turun menjadi 14 persen.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rembang dalam tiga tahun terakhir mampu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional maupun provinsi.
Baca Juga: Uji Coba MBG di Rembang: Antusiasme Tinggi, Tapi Molor 1,5 Jam, Tidak Dilengkapi Sendok dan Garpu
Dari segi ketenagakerjaan, angka pengangguran juga mengalami penurunan signifikan.
Pada 2016, tingkat pengangguran di Rembang sempat berada di atas 6 persen, namun kini turun drastis menjadi 1,7 persen.
"Saya bangga dengan keberhasilan yang telah dicapai, meskipun ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki. Semua ini adalah hasil kerja sama kita semua," tutur Hafidz.
Tantangan dan PR untuk Pemerintahan Baru
Meski banyak kemajuan yang telah dicapai, Hafidz mengakui masih ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki oleh kepemimpinan berikutnya.
Salah satunya adalah infrastruktur jalan yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Rembang.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan dasar bagi masyarakat.
Beberapa sektor yang dinilainya masih perlu diperbaiki adalah pelayanan air bersih oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), sistem pendidikan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta upaya pengentasan kemiskinan.
"Pelayanan dasar seperti PDAM, pendidikan, dan peningkatan IPM masih perlu diperbaiki ke depan. Kemiskinan juga harus terus ditekan agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat," pesannya.
Dengan berakhirnya masa jabatan Hafidz, masyarakat Rembang kini menantikan kepemimpinan Harno-Hanies untuk membawa perubahan dan melanjutkan pembangunan.
Tantangan ke depan tentu tidak sedikit, namun diharapkan program-program yang telah berjalan dapat terus dikembangkan dan disempurnakan demi kemajuan Kabupaten Rembang. (vah)
Editor : Mahendra Aditya