REMBANG – Musibah dialami Hariadi, 60, warga desa Ngasinan, Kecamatan Kragan.
Rumahnya habis dilalap si jago merah. 1 sepeda motor dan 1 sepeda onthel ikut terpanggang.
Termasuk uang tunai simpanan di rumah Rp 20 juta tinggal abu.
Informasi yang berkembang merupakan uang hasil panen. Selain beberapa uang hasil menjual ternak sapi.
Selain itu 1 mesin alkon air dan 1 sertifikat rumah tidak bisa terselamatkan.
Dengan taksiran total kerugian dari petugas Damkar Rembang kurang lebih Rp 70 juta.
Kades Ngasinan, Hariyanto saat dikonfirmasi menyampaikan kejadian kebakaran yang menima warganya pagi hari sekira pukul 09.00 WIB.
Saat musibah Hariadi yang tinggal di Dukuh Kongsen RT 5 RW 2 di luar rumah.
”Betul mas rumah pak Hariadi terbakar. Tidak ada orang saat kejadian. Tiba-tiba api dengan cepat menjalar tempat tinggalnya,” kata kades Ngasinan, Hariyanto saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus, Kamis (16/1).
Kades menjelaskan pemicu kebakaran. Sebagian warga memperkirakan kompor gas.
Sementara ada yang menyebutkan korsleting listrik. Namun untuk yang punya rumah bilang semua peralatan listrik sudah di matikan semua.
Listrik sempat padam. Hanya nyala sebentar. Tahu-tahu warga melihat api sudah berkobar.
Di dalam rumah ada tumpukan kayu bakar. Satu jam lebih sedikit sudah ludes. Saat petugas Damkar datang rumah di robohkan warga mengantisipasi menjalar.
”Warga membantu peralatan seadanya. Siram-siram. Damkar saat tiba kondisi rumah dirobohkan dan sudah habis,” imbuhnya. (noe)
Editor : Ali Mustofa