Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Wisata Religi di Lasem Rembang Ini Naik Tiga Kali Lipat saat Libur Nataru, Mana Saja?

Wisnu Aji • Jumat, 27 Desember 2024 | 23:31 WIB
TURUNKAN PENUMPANG: Rombongan peziarah turun dari bus untuk berziarah ke makam mbah Sambu (Sayyid Abdurrahman) baru-baru ini.
TURUNKAN PENUMPANG: Rombongan peziarah turun dari bus untuk berziarah ke makam mbah Sambu (Sayyid Abdurrahman) baru-baru ini.

REMBANG - Destinasi wisata religi di Kota Pusaka Lasem mengalami lonjakan signifikan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang bertepatan dengan libur panjang sekolah.

Kunjungan wisatawan meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa.

Koordinator pendapatan parkir, Temok, mengungkapkan lonjakan pengunjung terlihat jelas pada Rabu (25/12).

Jumlah kendaraan yang masuk ke area parkir belakang Masjid Jami’ Lasem meningkat tajam.

"Ada 57 bus besar dalam sehari. Selain itu, ada sekitar 8 bus medium dan 14 elf. Tarif parkirnya beragam, mulai dari Rp 50 ribu untuk bus besar hingga Rp 15 ribu untuk elf biasa," kata Temok kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Menurutnya, pada hari biasa jumlah kendaraan yang masuk hanya berkisar 10-15 armada. Peningkatan ini mulai terlihat sejak pertengahan Desember.

"Puncaknya dimulai sejak 14 Desember 2024, dan biasanya kunjungan berlangsung hingga sebelum bulan puasa," ujarnya.

Abdul Muid, Takmir Masjid Jami’ Lasem, menambahkan bahwa wisatawan religi datang dari berbagai daerah, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, hingga luar Pulau Jawa. Mereka berziarah ke makam-makam tokoh penting, seperti Mbah Sambu (Sayyid Abdurrahman) dan tiga pendiri Nahdlatul Ulama (NU) seperti KH. Ma’shoem Ahmad, KH. Baidlowi Abdul Aziz, dan KH. Cholil Masyhuri.

"Kawasan ini juga dikenal karena keberadaan Mbah Tejo Kusumo, bupati pertama Lasem, serta sejarahnya sebagai pelabuhan besar yang kaya akan rempah-rempah. Sentralitas ini menjadikan Lasem destinasi ziarah yang istimewa," imbuh Abdul Muid.

Lonjakan kunjungan ini menjadi bukti bahwa wisata religi di Lasem kian diminati oleh masyarakat, khususnya di momen libur panjang seperti Nataru. (noe/ali)

Editor : Abdul Rokhim
#wisata rembang #wisata religi #rembang #lasem