Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kok Bisa, Abrasi di Pantai Caruban Lasem Rembang Hanya Ditanggul Karung Pasir, Gak Bahaya Ta?

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Senin, 23 Desember 2024 | 17:30 WIB

 

TANGGUL SEMENTARA: Warga sedang membuat tanggul dari karung yang diisi pasir di area Pantai Caruban, Lasem, Rembang, baru-baru ini.
TANGGUL SEMENTARA: Warga sedang membuat tanggul dari karung yang diisi pasir di area Pantai Caruban, Lasem, Rembang, baru-baru ini.

 

REMBANG – Pemerintah pusat telah memberikan perhatian terhadap abrasi di Pantai Caruban, Lasem.

Pembangunan pemecah gelombang direncanakan terlaksana tahun depan. Saat ini, area pantai baru diperkuat tanggul dari karung yang diisi pasir.

Diberitakan Jawa Pos Radar Kudus sebelumnya, gelombang tinggi beberapa waktu lalu memberikan dampak di beberapa wilayah.

Seperti di Pantai Caruban, Lasem, dan Pandangan, Kragan. Abrasi tersebut sudah mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat.

Sementara itu, dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, kondisi Pantai Caruban saat ini sudah terkikis akibat diterjang ombak.

Daerah ini merupakan area tempat wisata. Di pinggir pantai terdapat warung.

Meski abrasi tersebut belum sampai menyentuh bangunan, tapi sangat mengkhawatirkan. Sebab, di area pinggir pantai sudah terkikis. Pohon-pohon juga tumbang.

Saat Jawa Pos Radar Kudus berada di lokasi baru-baru ini, tampak ada warga yang sedang memasang tanggul sementara. Menggunakan karung yang diisi dengan pasir.

Beberapa waktu lalu, wilayah Pantai Rembang memang diprediksi diterjang gelombang tinggi. Seperti pada 16-19 Desember lalu, informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pola angin wilayah perairan Pati-Rembang umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 4-20 knot.

Baca Juga: Dramatis! Lima Remaja Tersesat di Gunung Argopuro Lasem Rembang, Evakuasi Butuh 2,5 Jam

Dengan kondisi itu, masyarakat yang bermukim di pesisir utara diimbau waspada terhadap ancaman banjir rob yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang Sri Jarwati menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Rencana penanganan pesisir pantai akan dilakukan pada tahun depan.

”Mungkin pada 2025 ada penanganan dari BBWS. Karena untuk laut itu kewenangan dari pusat dan provinsi. Tapi kami tetap koordinasi dengan BBWS," katanya.

Penanganan tersebut, bisa berupa pemasangan pemecah gelombang. Beberapa waktu lalu, tim BBWS telah melaksanakan survei langsung di lokasi. (vah/lin)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#lasem kota pusaka lasem #pantai caruban lasem #rembang #lasem kota pusaka #pantai caruban #pantai caruban abrasi #pantai caruban rembang #lasem