Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Soal Pendirian Rumah Sakit Baru di Rembang, Begini Kata Bupati

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Selasa, 19 November 2024 | 23:09 WIB
Bupati Rembang, Abdul Hafidz. (DOK. RADAR KUDUS)
Bupati Rembang, Abdul Hafidz. (DOK. RADAR KUDUS)

REMBANG - Bupati Rembang, Abdul Hafidz, memberikan izin resmi untuk pendirian rumah sakit swasta baru di wilayahnya.

Keputusan ini disambut positif, dengan harapan dapat menciptakan persaingan sehat yang akhirnya menguntungkan masyarakat dalam akses layanan kesehatan.

Pendirian rumah sakit baru ini diproyeksikan akan menambah pilihan fasilitas kesehatan di Kota Santri.

Rumah sakit yang berencana dibangun memiliki reputasi yang cukup dikenal di kalangan masyarakat Rembang dan sekitarnya.

Kehadirannya, apabila terealisasi, akan memperkaya daftar rumah sakit yang ada, baik milik pemerintah maupun swasta.

Saat mengonfirmasi izin tersebut, Bupati Hafidz menyatakan keyakinannya bahwa kompetisi yang muncul dari kehadiran rumah sakit baru ini akan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

"Kompetisi nanti sehat, yang diuntungkan masyarakat. Ini mulai bangun di Rembang. Saya izinkan," ujar Bupati Hafidz.

Menurut Bupati, keberadaan berbagai rumah sakit ini akan memberi pilihan lebih banyak kepada masyarakat.

"Karena saya ingin rakyat saya punya pilihan. Ramai, nanti orang Tuban ke Rembang, Bojonegoro ke Rembang. Karena menunya banyak. Banyak pilihan. Membawa keramaian Rembang," ungkapnya.

Hal ini diharapkan akan mengundang pasien dari kabupaten-kabupaten tetangga, serta menggerakkan roda perekonomian lokal.

Selain mendukung pendirian rumah sakit swasta baru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang juga terus berupaya meningkatkan kualitas layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R Soetrasno.

Dalam delapan tahun terakhir, RSUD dr. R Soetrasno mengalami perkembangan signifikan, salah satunya dengan penambahan jumlah poli yang kini mencapai 21 unit, dibandingkan sebelumnya yang hanya tujuh poli.

Beberapa poli baru yang diluncurkan antara lain Poli Jantung, Poli Kanker, serta Poli Urologi.

Tak hanya itu, Bupati Hafidz juga memaparkan bahwa RSUD dr. R Soetrasno kini dilengkapi dengan fasilitas medis canggih yakni Cath Lab (Catheterization Laboratory) yang berfungsi untuk pemeriksaan serta tindakan medis pada jantung dan pembuluh darah.

"Harganya (Cath Lab) Rp17 miliar, tapi manfaatnya luar biasa. Bisa digunakan untuk penanganan stroke dan pasien dengan pendarahan otak. Di eks-Karesidenan Pati, hanya Rembang yang memiliki Cath Lab ini, sehingga banyak warga dari kabupaten tetangga berobat ke RSUD dr. R. Soetrasno," kata Hafidz.

Inovasi lain yang turut didorong oleh Pemkab Rembang adalah layanan non-medis, seperti layanan pengantaran pasien dan pengantaran obat gratis, yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas bagi masyarakat.

Dengan semua upaya ini, baik melalui peningkatan fasilitas di RSUD dr. R. Soetrasno maupun dengan hadirnya rumah sakit baru, Bupati Hafidz berharap Rembang dapat menjadi pusat layanan kesehatan yang semakin maju dan lebih diminati oleh masyarakat luas. (vah/khim)

Editor : Abdul Rokhim
#Abdul Hafidz #rumah sakit #rembang #infrastruktur