REMBANG – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-283 Rembang terus berjalan. Kemarin, berlangsung ziarah di tujuh makam tokoh pemerintahan dan ulama.
Bupati Rembang Abdul Hafidz memimpin ziarah di makam Sayid Abdul Rahman Eyang Sambu di kompleks Masjid Jami’ Lasem.
Sedangkan Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro' ziarah di makam Pangeran Sedo Laut Kauman, Rembang.
Ziarah diikuti forum koordinasi pimpinan daerah (forkompimda), organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kabupaten Rembang, camat se-Kabupaten Rembang, instansi vertikal, Tim Penggerak (TP) PKK, serta perwakilan badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah (BUMN/BUMD).
Baca Juga: Kabar Baik, Universitas Terbuka Gratiskan Uang Pendaftaran Selama Rembang Expo
Tujuan ziarah, ke empat bupati Rembang terdahulu. Satu di makam di Taman Pahlawan dan dua tokoh ulama Mbah Sambu dan Bonang, Lasem.
Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan, forkompimda beserta sekretaris daerah (sekda) dan jajaran disebar ziarah di makam sesepuh. Ada makam Sayid Abdul Rahman Eyang Sambu atau Mbah Sambu, makam Pangeran KGPAA Djojo Adiningrat, dan RA Kartini Kecamatan Bulu.
Selain itu, ada di makam Pangeran Sedo Laut, makam Krapyak R Islan Soebroto Rembang, makam Noto Prajan Kabongan Kidul, makam petilasan Sunan Bonang Lasem, serta TMP Giri Bhakti Rembang.
”Tradisi ini untuk menunjukan syukur kepada Allah SWT. Syukur kami kepada sesepuh-sesepuh yang mampu mengawal perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara, utamanya masyarakat,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin.
Bupati menyampaikan, beberapa tokoh di atas mempunyai peran sangat bagus dalam mengelola masyarakat. Mbah Sambu terkenal kewaliannya.
Lalu Sunan Bonang dan RA Kartini terkenal dengan sejarahnya sebagai pendidik serta mengangkat harkat martabat perempuan pada eranya. Kemudian Pangeran Sedo Laut pernah menjabat sebagai pemimpin di Rembang.
Ziarah ini, untuk mengenang sekaligus agar bisa mencontoh tokoh-tokoh yang punya peran di dalam kehidupan.
Baca Juga: Demokrat Gelar Survei Internal : Gus Hanies bakal Dampingi Harno di Pilkada Rembang 2024?
”Ziarah ini agenda pokok dan rutin hari jadi. Karena hari jadi merupakan peristiwa bersejarah munculnya Kabupaten Rembang. Dengan begitu, kami punya kewajibkan untuk mengagungkan, mengenang jasa-jasa para pemimpin terdahulu, di samping tidak boleh lupakan ulama atau tokoh agama penyebar ajaran agama di Rembang,” ungkapnya.
Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro' menambahkan, ziarah ini juga untuk ngalap berkah dan kirim doa untuk para sesepuh Rembang.
”Sembari berharap para sesepuh yang kami ziarahi berkenan mendoakan kami, agar tetap dan terus diberi kekuatan untuk mengabdi dan memberi yang terbaik untuk Kabupaten Rembang,” imbuhnya. (noe/lin)
Editor : Noor Syafaatul Udhma