REMBANG – Dua siswa Taman Kanak-kanak (TK) asal Kragan, Kabupaten Rembang, meninggal akibat tenggelam di kolam renang Jatiwangi Park, Desa Tuwiri Wetan, Tuban.
Keduanya berinisial MHF, 7, dan SAP, 7, siswa TK Masyithoh 9 Desa Kendalagung, Kecamatan Kragan.
Peristiwa pilu tersebut terjadi pada Rabu (26/6). Saat study tour siswa-siswi merayakan kelulusan.
Berdasar sumber yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus ini, sekitar pukul 07.00 para siswa beserta wali murid dan guru TK Masitoh 9 Kendalagung berangkat rekreasi usai kelulusan.
Dengan tujuan ke Jatiwangi Park dan Goa Djoyokusumo, Tuban, menggunakan bus Falisha warna hitam-putih bernomor polisi (nopol) B-7316-VGA.
Sekitar 1,5 jam waktu perjalanan, rombongan sampai lokasi.
Selanjutnya para murid, wali murid, beserta guru turun dari bus dan menikmati wisata.
Seluruh murid renang di kolam renang anak dengan kedalaman 0,5 meter.
Selanjutnya saksi Lasmini dan Siti Munawaroh mencari korban SAS dan MHF. Sebab, pada saat itu, keduanya tidak terlihat di kolam renang anak.
Pada pukul 08.40 Lasmini mencari korban SAS di kolam renang dewasa yang kedalamannya 1,5 meter.
Lasmini melihat kedua korban sudah dalam keadaan mengapung di kolam renang dewasa itu.
Dia pun berteriak dan meminta tolong kepada penjaga kolam renang.
Setelah diangkat, korban dibawa ke puskesmas untuk pemeriksaan. Hasilnya, korban dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Desa Kendalagung Rustanto saat dikonfirmasi mengaku, dua anak tenggelam di kolam renang Jatiwangi itu memang warganya. Dari warga Dusun Krajan.
”Kurang tahu persis kejadiannya. Info yang saya terima dua korban tiba-tiba ke kolam renang dewasa. Lalu tenggelam. Tidak ada orang yang tahu.” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Dia menjelaskan, saat rekreasi berlangsung masing-masing anak bersama orang tuanya.
Namun, ibu dari dua anak tersebut, tidak tahu anaknya ke kolam renang dewasa yang kedalamnya 1,5 meter.
Sedangkan anak-anak lain di kolam renang anak sedalam 0,5 meter.
”Pihak desa ikut syok. Kejadian ini jadi pembicaraan hangat di kampung. Karena biasanya rekreasinya di dekat-dekat sini saja," ujarnya.
"Seperti ke Sedan dan Karas atau Karang Jahe Beach (KJB). Ini wali murid mintanya ke Tuban. Guru TK ngikut wali murid,” terangnya.
Mendapat kabar itu, kades bersama babinsa setempat mengunjungi lokasi kejadian dan ke Mapolres Tuban.
Info yang diterima, pemilik kolam minta damai dan bertanggung jawab sepenuhnya.
”Hingga siang ini (kemarin siang, Red) pukul 14.00 jenazah masih di Tuban. Kedua korban sama-sama warga RT 7/RW 3, Desa Kendalagung,” jelasnya. (noe/lin)
Editor : Ali Mustofa