REMBANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Rembang telah menyampaikan hasil penjaringan bupati dan wakil bupati Rembang kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Jawa Tengah.
Harno, Ketua DPC Demokrat Rembang yang merupakan pendaftar tunggal di Gerindra telah dipertemukan dengan Sudaryono, Ketua DPD Gerindra Jateng.
Besar kemungkinan partai berlogo burung garuda ini akan menurunkan rekomendasinya kepada Harno.
Hal ini disampaikan Sekretaris DPC Gerindra Rembang Puji Santoso.
Menurutnya, setelah dilaksanakan penjaringan bupati dan wakil bupati beberapa waktu lalu, pihaknya telah menyampaikan hasilnya kepada DPD Gerindra Jawa Tengah.
Berdasarkan hasil penjaringan, nama Harno diketahui sebagai pendaftar tunggal.
Pengurus di tingkat cabang sendiri merasa memiliki kecocokan dengan figur Harno.
Menurut Puji, sampai saat ini hanya Harno yang sudah menunjukkan kesiapan menjadi calon bupati.
Memang, saat ini di Rembang sudah bermunculan berbagai tokoh yang berniat maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Hanya saja, Sebagian dari mereka belum menentukan posisi.
Ingin mencalonkan diri sebagai bupati atau wakil bupati.
Selain itu, sejumlah partai besar di Rembang juga belum menentukan siapa kader internal yang akan diusung.
”Saat ini kami juga melihat politik di Kabupaten Rembang calon bupatinya baru beberapa calon. Yang lain rata-rata masih menunggu," ujarnya.
"Saat ini yang muncul kader internalnya dari PPP, itupun mereka masih menunggu, dari PKB juga belum dibuka, dari Nasdem juga internalnya belum ada,” jelasnya.
”Kalau kami amati memang di Rembang untuk Pilkada cenderung Haji Harno yang sudah siap,” imbuhnya.
Sampai dengan kemarin Gerindra belum secara resmi menurunkan rekomendasi.
Meski demikian, beberapa waktu lalu sudah ada pertemuan antara kader Gerindra yang dihadiri Ketua Gerindra Jawa Tengah Sudaryono.
Pada momen tersebut pihaknya juga mempertemukan antara Harno dan Sudaryono.
”Beliau (Sudaryono) respons. Jadi kemungkinannya disampaikan Ketua DPD kok 99 persen akan disampaikan rekomendasinya,” imbuhnya. (vah/ali)
Editor : Ali Mustofa