Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tekan Inflasi, Pemkab Rembang bakal Gelontorkan 500 Kg Beras Murah Per Hari, Begini Mekanismenya

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Senin, 13 Mei 2024 | 22:47 WIB
SALURKAN BANTUAN: Bupati Rembang Abdul Hafidz menyalurkan beras bantuan pangan di pendapa Kecamatan Pamotan pada Kamis (14/9).
SALURKAN BANTUAN: Bupati Rembang Abdul Hafidz menyalurkan beras bantuan pangan di pendapa Kecamatan Pamotan pada Kamis (14/9).

REMBANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang berencana mendrop 500 kilogram beras murah di outlet pengendalian inflasi.

Kebutuhan pokok tersebut akan dijual di bawah harga normal dengan skema membuka outlet di Pasar Kreatif Lasem.

Untuk diketahui, kondisi inflasi di Kabupaten Rembang masih terbilang tenggi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam bulan April Kabupaten Rembang terjadi inflasi month to month 0,02 persen, inflasi year to year 4,87 persen dan inflasi year to date sebesar 0,56 persen.

Angka inflasi year to year memang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan data sebelumnya yang terprotret 4,93 persen.

Meski demikian, jumlah tersebut sudah melebihi batas toleransi.

Saat ini, Pemkab masih memberikan intervensi untuk bisa menekan inflasi.

Diantaranya, dengan mendirikan outlet pengendali inflasi di Pasar Kreatif Lasem.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Rembang Mahfudz menyampaikan, pihaknya memang sudah menjadwalkan program ini bisa terlaksana pada pekan ini.

Hanya saja, untuk sementara belum bisa dilaksankan karena para pegawai masih berfokus untuk hal lain.

”Pekan depan sudah kami buka,” katanya.

Sampai dengan Senin (13/5) pihaknya sudah melaksanakan berbagai persiapan.

Mulai mendesain backdrop hingga menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Dia bilang, di outlet pengendali inflasi nanti akan disediakan 500 kilogram beras terlebih dahulu. 

”Untuk saat ini, baru nyusun RAB-nya dan supplier. Setidaknya persediaan beras 500 kilogram dulu,” imbuhnya.

Outlet ini akan dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB.

Mahfudz memastikan, barang-barang yang dijual di sini akan lebih murah jika dibandingkan dengan harga pasar.

”Kami nanti menjual kepokmas (kebutuhan pokok masyarakat) di bawah harga pasar. Nanti rencana buka setiap hari,” katanya. (vah/khim)

Editor : Abdul Rokhim
#bantuan #rembang #inflasi #beras murah #pasar kreatif lasem