Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dinsos dan PPKB Rembang Masih Menunggu Daya Dukung Riwayat KH Baidhowi Lasem Terkait Gelar Pahlawan Nasional

Wisnu Aji • Sabtu, 4 Mei 2024 | 17:52 WIB
HAUL: Santri Lasem menghadiri haul ke – 54 KH Baidhowi Tsani Bin Abdul Aziz (Rais Akbar Jam’iyyah Thariqah Mu’tabarah) di Ponpes Al-Wahdah, Lasem, baru-baru ini.
HAUL: Santri Lasem menghadiri haul ke – 54 KH Baidhowi Tsani Bin Abdul Aziz (Rais Akbar Jam’iyyah Thariqah Mu’tabarah) di Ponpes Al-Wahdah, Lasem, baru-baru ini.

REMBANG – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos dan PPKB) Kabupaten Rembang menunggu proses daya dukung dari keluarga KH Baidlowi Lasem yang diusulkan gelar pahlawan nasional.

Hal ini penting untuk bekal pengajuan di Provinsi Jawa Tengah, bahan seminar dan usulan ke Kementerian Sosial.

Sebelumnya Dinsos Kabupaten Rembang telah menindaklanjuti pengusulan KH Baidlowi Lasem untuk dianugerahkan gelar pahlawan nasional.

Baca Juga: KH Baidlowi Lasem Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Pihak keluarga sudah diundang dalam tahapan pengusulan.

Termasuk menyusun surat perihal rekomendasi usulan gelar pahlawan nasional dari Kabupaten Rembang.

Mendasari jasa, perjuangan dan pengabdian KH Baidlowi dalam bidang Kebhinekaan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Serta dalam bidang pengajaran pendidikan agama Islam sepanjang hayatnya, sesuai undang-undang nomor 20 tahun 2009.

Kepala Dinsosppkb Rembang, Prapto Raharjo melalui Santi Andayani, Sub Koordinator Pemberdayaan Sosial dan Kepahlawanan menyebutkan tahapan saat ini masih menunggu data dukung dari keluarga.

Baca Juga: Tinggal Menunggu Hitungan Hari, Camat Sambong Blora Terancam Sanksi Berat, Ini Kasus yang Menjeratnya

Yaitu berupa data riwayat keluarga, dokumentasi, nama jalan, prasasti, foto dokumentasi serta daftar Pustaka.

“Dukungan administrasi dan dokumentasi penting, karena ini acuan di undang-undang. Lalu juga harus punya daftar pustaka. Sudah dipublikasikan buku," ujarnya.

"Lalu kitab-kitab yang dikeluarkan apa saja. Daya dukung sebagai penggodokan di Provinsi. Sebagai bahan seminar maupun Kementerian Sosial,” terangnya. (noe/ali)

Editor : Ali Mustofa
#rembang #dinsos #KH Baidlowi Lasem #pahlawan nasional #pendidikan #Dokumentasi #dinas sosial