Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pemkab Rembang Terus Usulkan Penambahan Kuota LPG 3 Kg, Ini Alasannya

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Sabtu, 20 April 2024 | 02:56 WIB
Illustrasi gas Lpg 3 Kg.
Illustrasi gas Lpg 3 Kg.

REMBANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terus mengusulkan penambahan kuota LPG 3 kilogram.

Selain itu, juga ada penambahan jadwal pengiriman. 

Diberitakan Jawa Pos Radar Kudus sebelumnya, kondisi seperti ini sudah berlangsung sejak sebelum Ramadhan.

Bahkan, harga di tingkat pengecer pernah ada yang mencapai Rp 30 ribu.

Bupati Rembang Abdul Hafidz juga tidak menampik informasi tersebut.

Ia juga menilai, ketersediaan barang memang sedang sulit. 

Kondisi semacam ini masih dirasakan sampai dengan Jumat (19/4).

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Rembang Mahfudz menyampaikan, hal ini dikarenakan permintaan LPG 3 kilogram terjadi peningkatan, saat Ramadhan dan Idul Fitri. 

Terkait dengan alur pendistribusian, ia menjelaskan, penyaluran LPG merupakan kewenangan dari pertamina.

Sementara pemerintah daerah bersifat membantu dalam pengawasan distribusi.

Kuota di Rembang sendiri sudah ditetapkan sekitar 500 ribu tabung per bulan, yang kemudian disalurkan sampai tingkat pangkalan. 

"Sudah dibagi alokasi waktu (pendistribusian). Sudah dijadwal satu pekan pangkalan mendapatkan suplai dari agen sekitar dua kali," jelasnya. 

Menurutnya, saat ini proses pengiriman sudah berjalan lancar.

Namun, di sisi lain pihaknya juga menyadari, pada Ramadhan dan Idul Fitri, kebutuhan masyarakat semakin meningkat.

Sehingga Pemkab pun mengajukan penambahan kuota distribusi bulanan. 

"Memang di bulan-bulan Maret dsn April permintaanya meningkat. UMKM-UMKM kami semula tidak buat jajan, jadi buat jajan. Jadi intensitasnya berbeda dibanding hari biasa," katanya. 

Dindagkop sudah mengusulkan penambahan sejak bulan lalu.

Untuk bulan April ini, juga akan kembali mengajukan penambahan kuota.

Mahfudz bilang, menjelang hari raya beberapa waktu lalu, Rembang mendapatkan tambahan sekitar 28 ribu tabung.

Selain itu juga ada penambahan waktu pengiriman.

Yang sebelumnya sepekan dua kali, sekarang menjadi tiga kali.

"Secara distribusi tidak ada kendala. Normal sudah terjadwal," katanya.

Ia menilai, kesulitan barang ini bisa jadi dikarenakan masyarakat yang khawatir tidak mendapatkan LPG. Sehingga, satu rumah biasanya memiliki lebih dari satu tabung.

"Kami menghimbau masyarakat tidak menyimpan LPG di rumah untuk cadangan karena pengiriman di pangkalan rutin sebagai mana waktu yang ditetapkan. Kecuali pada tanggal merah dropingnya dimajukan atau mundur sebelum atau sesudah tanggal merah," jelasnya. (vah/khim)

Editor : Abdul Rokhim
#ramadhan #rembang #3 kg #Lpg #Penambahan #subsidi