REMBANG – Kecelakaan maut terjadi di di Jalan Pantura Rembang turut Desa Kabongan Lor, Kamis (4/4) siang.
Insiden yang melibatkan truk boks Isuzu B 9276 PXS dan Honda CB15A K 4934 QM itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.
Lokasi kecelakaan tepatnya di pertigaan lampu merah dekat RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.
Kronologi kecelakaan tersebut sempat terekam CCTV.
Hal itu diungkapkan Kasatlantas Polres Rembang, AKP Sugito melalui Kanit Gakkum Iptu Hengki.
Ia juga menjelaskan kronologi terjadinya kecelakaan.
“Iya, benar mas. Kecelakaan bermula saat pengendara truk boks berwarna silver itu melaju dari arah timur (Surabaya) menuju ke barat (Semarang). Setibanya di-TKP traffic light atau lampu lalu lintas pertigaan arah RSUD Rembang itu menyala warna merah atau menandakan pengendara untuk berhenti," katanya.
Saat itu truk yang dikendarai Zaenal Saifudin (32) warga Kampung Kali Ulu, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi itu menerobos lampu merah.
Rupanya truk tersebut mengalami rem blong.
“Nahas, disaat bersamaan melaju Honda CB15A dari arah selatan hendak menuju ke timur. Lantaran jarak yang terlalu dekat, kecelakaan pun tak bisa terhindarkan,” katanya.
Akibatnya, pengendara Honda CB15A yang diketahui bernama Abdul Basid (58) warga Desa Ngasinan, Kecamatan Pamotan tewas di lokasi kejadian.
Korban yang juga Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Pamotan itu pun tewas usai mengalami luka berat di bagian kepala.
Hal itu lantaran adanya benturan keras yang terjadi saat kecelakaan.
”Korban mengalami luka di bagian kepala,” katanya.
Kini, pihak Satlantas Polres Rembang pun tengah mengamankan sang sopir untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
”Saat ini kami masih memeriksa beberapa saksi-saksi terkait kejadian tersebut. Terkait status sopir nanti setelah dilakukan gelar perkara berdasarkan bukti-bukti hasil olah TKP maupun keterangan para saksi,” imbuhnya. (noe/khim)
Editor : Dzikrina Abdillah