REMBANG – Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Rembang Tahun 2024 mengalami kenaikan cukup signifikan.
Tercatat, total DD menjadi Rp 243,4 miliar atau naik Rp 3,4 miliar dari tahun lalu yang hanya Rp 240 miliar.
Sementara, total ADD menjadi Rp 97 miliar atau naik Rp 2 miliar, dari tahun lalu yang hanya Rp 95 miliar.
Baca Juga: Berikut Prediksi Perolehan Kursi Partai dan Caleg dengan Suara Tertinggi di Dapil Rembang 1
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Rembang, Slamet Haryanto saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan hal tersebut.
Lebih lanjut, Slamet menyebutkan, saat ini sudah ada 163 desa yang mencarikan.
”Sudah terdistribusi sejak awal pekan ini. Selebihnya proses, semoga akhir bulan ini sudah clear semuanya,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus pada Rabu (21/2).
Slamet menyampaikan untuk kegunaan anggaran tersebut, peruntukannya hampir sama dengan tahun lalu.
Baca Juga: Begini Kata Bupati Rembang Soal Masa Jabatan Kepala Daerah yang Berpotensi Dipangkas
Yakni maksimal 25 persen untuk penanganan kemiskinan ekstrem serta pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Kemudian, 20 persen untuk ketahanan pangan dan 3 persen untuk operasional pemerintah desa.
”Anggaran itu langsung masuk dari rekening kas negara. Kemudian disalurkan ke rekening kas desa,” terangnya.
Slamet juga merinci untuk besaran masing-masing desa bervariasi mulai dari Rp 700 juta sampai Rp 1 miliar.
“Kami berharap penyelenggaraan pemerintahan berjalan maksimal. Pembangunan dan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat meningkat,” imbuhnya. (noe/ali)
Editor : Abdul Rokhim