Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Begini Kata Bawaslu Rembang soal Bagi-bagi Amplop yang Mulai Menyerang Sejumlah Kecamatan Jelang Pemilu

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Selasa, 13 Februari 2024 | 02:33 WIB

SERANGAN FAJAR:  Gelombang amplop atau biasa disebut serangan fajar mulai meramaikan masa tenang pemilu di Kabupaten Rembang.
SERANGAN FAJAR: Gelombang amplop atau biasa disebut serangan fajar mulai meramaikan masa tenang pemilu di Kabupaten Rembang.


REMBANG
- Gelombang amplop atau biasa disebut serangan fajar mulai meramaikan masa tenang pemilu di Kabupaten Rembang.

Pasalnya, uang dari para calon wakil rakyat itu kini mulai kasak-kusuk di kalangan masyarakat.

Bahkan, diketahui uang caleg dari DPRD Kabupaten lebih besar daripada caleg DPR RI.

Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus, praktik pembagian uang tersebut sudah nampak di beberapa wilayah.

Diantaranya di Kecamatan Rembang, Sumber, dan Kaliori.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku, Senin (12/2) pagi ada salah satu simpatisan calon legislatif (caleg) yang datang ke rumahnya.

Simpatisan itu kemudian menyodorkan amplop kepadanya.

Amplop tersebut berisi uang Rp100 ribu lengkap dengan stiker salah satu calon anggota DPRD kabupaten.

Bahkan, warga kecamatan Rembang itu mengaku, beberapa waktu lalu memang didata sebagai calon pemilih caleg yang bersangkutan.

”Ya, sebelumnya memang didata dulu. Kalau dikasih uangnya baru Senin (12/2) pagi ini,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga mengaku, ada simpatisan caleg lain yang sudah mulai membagikan uang sekitar sepekan lalu.

Namun, simpatisan calon wakil rakyat itu menyasar desa yang berbeda.

Nominalnya sama, yakni Rp100 ribu per Daftar Pemilih Tetap (DPT).

”Kalau satu rumah ada lima orang ya dapat Rp500 ribu," katanya.

Fenomena serupa juga sudah nampak di Kecamatan Sumber.

Baca Juga: TPA Landoh Sulang Rembang segera Direvitalisasi, Ini Lokasi Penampungan Sampah Sementara

Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus pembagian amplop tersebut dilakukan oleh sejumlah simpatisan caleg.

Namun, nominal isi amplop yang disebar berbeda-beda.

Untuk caleg DPR RI, ada yang membagi Rp 25 ribu ada juga yang lebih.

Sementara, untuk caleg DPRD Kabupaten, kata dia, rata-rata menyebar uang Rp 100 ribu untuk satu orang.

”Sudah ada tiga caleg,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya itu.

Berdasarkan perhitungan, sudah ada 15 caleg yang membagikan duit di daerah pemilihan (Dapil) Sumber-Kaliori.

”Hampir semua calon. Variasi, ada yang Rp100 ribu, ada Rp150 ribu. Ini yang mau menerima amplop ya lumayan. Kalau saya pendukung (salah satu caleg). Kalau pendukung lain saya yakin 99 persen mau menerima. Bahkan mau pindah pilihan karena yang didapat lebih banyak nilainya,” katanya.

Dikonfirmasi terkait fenomena ini, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rembang Totok Suparyanto mengaku belum mendapatkan informasi resmi terkait fenomena tersebut.

Ia pun mengaku menyerahkannya kepada pihak-pihak sesuai tupoksinya.

Baca Juga: Retribusi Kios Dinaikkan saat Penjualan Lesu, Pedagang di Pasar Rembang Menjerit

”Kami tidak akan masuk pada wilayah isu. Tetapi bukan berarti kami cuek. Pengawas kami tekankan tetap waspada. Kalau ada tetap kami proses,” katanya.

Ia mengatakan, bahwa Bawaslu tidak memiliki kewenangan tangkap tangan.

Apabila ditemukan, tindakan tersebut akan dihentikan dan mengamankan barang bukti.

Sementara untuk mencegah hal tersebut, pihaknya akan berpatroli bersama tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk mencegah potensi pelanggaran. Termasuk politik uang.

”Kalau sampai Senin (12/2) ini laporan secara resmi tidak ada. Tapi masyarakat selama ini tidak mau melapor. Sejauh ini belum ada temuan politik uang,” katanya. (vah/khim)

Editor : Abdul Rokhim
#serangan fajar #rembang #amplop #Bawaslu #pemilu 2024