REMBANG – Pemerintah Kabupaten Rembang (Pemkab) Rembang menaikkan tarif masuk ke museum RA Kartini.
Semula tiket hanya Rp 2.000, kini menjadi Rp 4.000 untuk anak-anak dan Rp 5.000 umum.
Kenaikan itu dilakukan dalam upaya mengoptimalkan jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang Mutaqin melalui Retna Dyah Radityawati selaku Pamong Budaya Ahli Muda di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang mengklaim kenaikan tiket tidak terlalu mempengaruhi kunjungan.
Baca Juga: SOSOK Lidya Novita Anggota KPPS asal Sarang Rembang yang Kenakan Gaun Pengantin saat Dilantik
Sebab, menurutnya dengan adanya kurikulum merdeka membuat anak-anak termotivasi untuk berkunjung ke museum.
“Trend pelajar inisiatif ke museum RA Kartini menonjol. Tidak hanya lokal Rembang, tapi sudah menyebar kabupaten tetangga. Terbaru kedatangan kunjungan dari pelajar Pati,” terangnya.
Dengan naiknya tiket diharapkan bisa menambah PAD signifikan.
”Kami terus berbenah agar pengunjung tidak kecewa. Karena museum selalu berbenah. Dengan tambahan fasilitas film setiap tahun dan akan direncanakan launching film baru,” ujarnya.
“Ibaratnya naiknya tiket signifikan dengan pelayanan di museum,” imbuhnya.
Pihaknya mencatat kunjungan tahun 2023 angka globalnya 16 ribuan.
“Kemarin ada pameran kami. Tamu yang tidak bertiket sekitar 1.500 orang, kayak event pameran, seminar dan belajar bersama di museum,” imbuhnya. (noe/ali)
Editor : Abdul Rokhim