Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Duh! Kasus Demam Berdarah di Rembang Melonjak, Ruang Perawatan Anak RSUD Rembang Penuh

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Selasa, 16 Januari 2024 | 18:02 WIB
RUANGAN PENUH: Kasi Informasi RSUD dr R Soetrasno Rembang memantau ruangan anak pada Senin (15/1).
RUANGAN PENUH: Kasi Informasi RSUD dr R Soetrasno Rembang memantau ruangan anak pada Senin (15/1).

REMBANG – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Rembang mengalami lonjakan.

Hal ini membuat ruang perawatan anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang penuh, sehingga pasien harus dititipkan di ruangan lain.

Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Kudus, dalam kurun Desember 2023 sampai dengan Januari 2024, terdapat peningkatan kasus yang signifikan.

Pada akhir tahun lalu, tercatat ada 19 kasus.

Saat ini, penderita DBD sudah menyentuh 30 kasus.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang Rehulina menjelaskan, pada tahun lalu ada 182 kasus yang sudah terkonfirmasi.

Enam diantaranya meninggal dunia.

”Konfirmasi dari rumah sakit dan puskesmas, pada Januari ini ada 33 kasus," katanya.

Jumlah tersebut mengalami lonjakan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Pada Desember 2023 lalu, tercatat ada 19 kasus. ”Jadi sampai 15 Januari laporan yang masuk ke kami ada 33 kasus," katanya.

Menurutnya, peningkatan kasus ini dipengaruhi beberapa faktor.

Di antaranya kesadaran masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk masih rendah.

Selain itu, juga faktor pergantian musim kemarau ke hujan.

Baca Juga: Update Polemik BMT Harum Rembang dengan Nasabah : Masalah Hukum Diupayakan Restorative Justice

Rata-rata penyakit ini menyerang anak-anak. Selasa (, ruangan anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno sudah penuh. Dengan begitu, apabila ada pasien masuk harus dititipkan di ruangan lain.

Kepala Seksi (Kasi) Informasi RSUD dr R Soetrasno Rembang Tabah Tohamik menyampaikan, selain DBD ruangan anak juga diisi pasien diare. Kapasitas ruangan anak ada 24 kamar. Sampai dengan kemarin sudah penuh.

”Karena penuh, pasien dari ruangan IGD (instalasi gawat darurat) langsung kami titipkan di ruangan lain. Di Ruang Teratai juga ada. Ruang Intensif juga ada," katanya. ”Total sampai dengan kemarin, ada 17 pasien DBD yang dirawat di RSUD,: imbuhnya.

Menurutnya, untuk penanganan, pasien harus diperiksa di laboratorium. Selanjutnya dokter akan menentukan apakah pasien tersebut harus menjalani perawatan di rumah sakit atau rawat jalan.

”Banyak kasus terjadi dengan keluhan panas hingga ada yang kejang-kejang," jelasnya. (vah/lin)

Editor : Abdul Rokhim
#demam berdarah #rembang #penuh #ruangan #dbd #RSUD Rembang