Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Begini Keluhan Pengendara soal Lubang Proyek di Pantura Kaliori-Rembang yang Bahayakan Pengendara

Wisnu Aji • Jumat, 8 Desember 2023 | 22:25 WIB
TUTUP LUBANG: Lubang cor di bagian tengah Jalan Pantura Kaliori-Rembang ditutup dengan sisa material pengaspalan pada Kamis (7/12).
TUTUP LUBANG: Lubang cor di bagian tengah Jalan Pantura Kaliori-Rembang ditutup dengan sisa material pengaspalan pada Kamis (7/12).

REMBANG - Banyak pengendara mengeluhkan lubang di bagian tengah pada proyek pengecoran Jalan Pantura Kaliori-Rembang yang mengkhawatirkan.

Pasalnya, lubang tersebut belum sepenuhnya ditambal.

Kondisi itu diperparah dengan badan jalan yang tidak rata dan minimnya penerangan jalan saat malam hari.

Baca Juga: Pemkab Rembang bakal Sulap 20 Hektare Area GOR Mbesi Jadi Tempat Pembuangan Sampah, Ini Alasannya

Parahnya lagi, nampak material pembangunan yang masih berserakan di badan jalan.

Baca Juga: Soal Lubang Cor Proyek Pantura Kaliori-Rembang yang Bahayakan Pengendara, Begini Kata Pelaksana

Sementara itu, dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus sejumlah pekerja nampak mulai menutup lubang menggunakan material seperti bekas bongkaran pengaspalan pada Kamis (7/12).

Meski demikian, proses pengurukan itu belum sepenuhnya selesai.

Pengurukan tersebut hanya dilakukan sepajang 300 meter tepatnya dari arah barat mulai dari Masjid Kaliori hingga depan SPBU Tambakagung.

Baca Juga: Mudahkan Petani Jual Hasil Pertanian, Jalan di Gunem Rembang Ini Diperbaiki

Kondisi itu pun lantas dikeluhkan oleh banyak pengguna jalan.

Banyak dari mereka mengaku khawatir dan was-was lantaran pada malam hari kondisi lubang tak terlihat.

Selain itu, belum ditambalnya lubang pada proyek itu mengakibatkan kendaraan roda empat memutar lebih jauh.

Baca Juga: Dishub Jateng Beri Sinyal Buka Jalur Trans Jateng hingga Terminal Lasem, Begini Rutenya

“Ya terpaksa memutar. Sebab lubang hampir setengah meter itu tak bisa dilalui mobil,” ujar Ipul pengendara sekaligus warga sekitar.

Tak hanya itu, Ipul juga mengeluhkan material yang berserakan di badan jalan yang menurutnya berpotensi membahayakan pengendara.

"Cukup ngeri kalau malam hari. Terlebih ini penerangan jalan kan kurang. Saya membayangkan kalo ada pengendara dari luar daerah yang gak tau kalau ada perbaikan jalan dan tiba-tiba terperosok di tengah kok gimana gitu ya," ujarnya.

Baca Juga: Soal Lubang Cor Proyek Pantura Kaliori-Rembang yang Bahayakan Pengendara, Begini Kata Pelaksana

Sementara itu, Dinar Pangayoman selaku Humas Balai Jateng-DIY dari PPK 3.2 Provinsi Jawa Tengah menyebutkan, jika proses pengurukan di Kaliori, Rembang, pada sambungan antara lajur existing dengan lajur yang sudah direkonstruksi itu merupakan upaya sementara.

 

Mengingat, perbaikan itu baru dilanjut pada 2024 mendatang.

Meski demikian, pihaknya mengaku berkomitmen akan menambah rambu-rambu di sana.

”Ini sifatnya hanya pengamanan saja, sementara. Kerena jalur arah Surabaya yang titik Kaliori Rembang itu penanganannya 2024. Jadi sambungan permanennya nanti setelah jalur arah surabaya ditangani,” ungkapnya. (noe/ali)

Editor : Abdul Rokhim
#kaliori #rembang #proyek #pantura #bahaya #Lubang