REMBANG - Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2024 akhirnya disetujui Kamis (30/11).
Meski demikian, fraksi di DPRD tetap memberikan catatan. Diantaranya agar tidak melaksanakan pekerjaan di akhir tahun.
Pembahasan RAPBD 2024 ini bisa dibilang mepet.
Baca Juga: Demo Besar-Besaran di Depan Kantor Bupati, Ini Dia 3 Tuntutan Buruh di Rembang
Sebab, rapat paripurna dilaksanakan tanggal Kamis (30/11), sebagaimana batas akhir pengesahan RAPBD.
Sebelum itu, DPRD juga melaksanakan rapat sampai tengah malam untuk menyelesaikan rancangan keuangan daerah tersebut. Pada APBD tahun depan, pendapatan daerah ditargetkan sekitar Rp 1,990 triliun.
Sementara untuk belanja diproyeksikan sekitar Rp 1,982 triliun.
Seluruh fraksi telah menyepakati RAPBD. Meski demikian, mereka tatap memberikan catatan.
Diantaranya meminta agar Pemkab tidak melaksanakan kegiatan di akhir tahun anggaran.
Sehingga akan memengaruhi serapan anggaran.
Baca Juga: Potret Ratusan Buruh Pabrik di Rembang Geruduk Kantor Bupati, Tolak Kenaikan UMK 2024 yang hanya Naik Rp 83 Ribu
Sumardi dari Fraksi Persatuan Pembangunan (PPP) meminta terkait kegiatan pembangunan yang membutuhkan jasa konsultan dapat dimulai dari awal tahun anggaran.
"Atau paling lambat akhir triwulan pertama. Supaya tidak terjadi keterlambatan dan progres penyerapan anggaran juga sesuai dengan waktu yang direncanakan," jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Ilyas dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Jika melihat pelaksanaan APBD tahun sebelumnya, pekerjaan kerap menumpuk di akhir tahun anggaran.
Untuk itu, ia berharap Pemkab melakukan evaluasi.
"Selanjutnya menyusun strategi percepatan penyerapan anggaran tahun 2024. Kendala pemyerapan APBD harus diantisipasi dan ditemukan solusi," jelasnya.
Bupati Rembang Abdul Hafidz secara garis besar menerima pandangan fraksi. Pihaknya juga merespons sejumlah masukan dari DPRD.
"Saya terima kasih kepada semua anggota DPRD, Banggar yang sudah berkomitmen menyelesaikan kewajibannya, yaitu membahas dengan TAPD," katanya. (vah/ali)
Editor : Abdul Rokhim