Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Wujud Syukur Atas Berkah Hasil Bumi, Seniman dan Petani Lasem Rembang Bikin Lukisan Raksasa di Tambak Garam

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Sabtu, 18 November 2023 | 04:13 WIB

 

PROSES: Lukisan garam di tambak Dasun, Lasem sudah mulai terbentuk kemarin.
PROSES: Lukisan garam di tambak Dasun, Lasem sudah mulai terbentuk kemarin.

REMBANG - Para seniman dan warga Desa Dasun, Lasem membuat lukisan berskala besar.

Bukan di media kanvas, melainkan di lahan untuk membuat garam.

Kemarin, mereka sudah mulai bekerja. Rencana akan menggambar di tiga petak tambak garam.

Ukurannya sekitar 33x21 meter. Para seniman bersama warga sudah bekerja sejak pagi.

Garam-garam dibentuk sedemikian rupa ditata di atas petak tambak. Sehingga membentuk sebuah gambar raksasa.

Mereka menamai kegiatan ini "Bancaan Rupa". Yakni sebuah kolaborasi seni antara Eggy Yunaedi, seorang seniman dan pegiat bersama petani garam dan warga Desa Dasun.

Kolaborasi seni ini dimaknai sebagai ungkapan doa dan syukur atas hasil garam selama tahun 2023.

Bancaan Rupa direncanakan akan melahirkan sebuah lukisan berukuran raksasa yang menggunakan garam sebagai materi lukisan di atas lahan tambak.

Kemarin sebagian lukisan tersebut sudah tampak.

Seniman Eggy Yunaedi merencanakan menyelesaikan karyanya bersama warga sampai besok.

Ia terinspirasi untuk membuat karya ini setelah melihat lanskap bentangan tambak garam.

Hingga pada suatu momen ia melihat bentangan tambak yang seperti kanvas. Selain itu juga melihat garam sangat dirasa fleksibel.

"Garam ini bisa jadi media yang baru, yang bisa menjadi sarana berekspresi," katanya.

Dari situ ia bersama warga Dasun mulai mengukir tentang sejarah garam, yang menurutnya memiliki cerita tersendiri dan didalamnya terdapat banyak orang yang terlibat.

Ia pun kemudian mengajak para petani untuk melukis. Eggy ingin membuat karya bersifat kolaboratif.

"Ini sesuatu yang dikerjakan bersama. Bagi seniman sebuah karya sebagai media berinteraksi dengan khalayak," imbuhnya.

Puncak acara Bancaan Rupa rencana dilaksanakan besok (18/9), diisi berbagai acara mulai dari sarasehan, performance art, hingga barongsai. (vah/ali)

Editor : Ali Mustofa
#lukisan raksasa #rembang #petani #bancaan rupa #tambak #garam