Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Diprediksi bakal Ramai Peziarah saat Hari Santri, Ini yang Dilakukan Masjid Jami Lasem  Rembang

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Minggu, 22 Oktober 2023 | 13:51 WIB

 

TERTATA: Ruang display Museum Masjid Jami Lasem diisi berbagai koleksi.
TERTATA: Ruang display Museum Masjid Jami Lasem diisi berbagai koleksi.

 

REMBANG – Kompleks Masjid Jami Lasem diprediksi akan ramai peziarah saat Hari Santri Nasional (HSN) hari ini.

Pengurus melakukan berbagai persiapan. Mulai dari ketersediaan air bersih hingga membuka museum di luar jam operasional.

Masjid Jami Lasem memang memiliki nilai historis bagi kalangan santri. Khususnya dari Nahdhatul Ulama (NU).

Sebab, di sini terdapat makam tokoh yang juga andil dalam mendirikan NU. Yakni KH Ma’soem Ahmad, KH Baidlowi Abdul Aziz, dan KH Cholil Masyhuri.

Pada HSN tahun ini, akan dilaksankan berbagai kegiatan oleh Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Lasem.

Pagi ini (22/10), di Alun-alun Lasem akan digelar apel akbar HSN.

Kemudian dilanjutkan ziarah makam pendiri NU Lasem di makam Kompleks Masjid Jami Lasem.

Pengurus Masjid Jami Lasem Abdullah Hamid menyampaikan, dalam upacara nanti akan diikuti para pengurus PCNU, Majelis Wakil Ca bang (MWC) NU, hingga forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkopimcam).

Selain itu, juga ada para santri pondok pesantren se-Kecamatan Lasem.

Diperkirakan akan ada sekitar 1.452 peserta.

Kemudian, dalam agenda ziarah juga akan dihadiri Forum Kominikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Rembang.

Pihaknya memprediksi, saat momen HSN Masjid Jami Lasem akan ada kenaikan jumlah peziarah, terutama dari lokal Rembang.

”Kalau dari luar kota mungkin memperingati hari santri di wilayah masing-masing. Ya perkiraaan 25 bus (rombongan berkunjung ke Museum Masjid Jami Lasem). Yang banyak mungkin malah dari mobil-mobil peziarah lokal, para santri,” jelasnya.

Untuk menyambut para peziarah, pihak pengurus juga sudah melakukan persiapan.

Terutama untuk kebutuhan air bersih. Mengingat saat ini sedang musim kemarau.

”Kelihatannya kalau waktu ini (HSN, Red) dua tangka air bersih,” katanya.

Selain makam para pendiri NU, di kompleks Masjid Jami Lasem saat ini juga sudah berdiri bangunan museum.

Yang beberapa waktu lalu sudah dilaksanakan soft opening oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

Museum yang memiliki jendela berukir ayat-ayat Alquran ini, buka mulai pukul 08.00 sampai dengan 16.00 WIB.

Meski demikian, pengurus juga bisa melayani apabila ada kunjungan di luar jam tersebut.

”Biasanya juga seperti itu (ada kunjungan di luar jam buka, Red). Kemarin juga ada pengunjung yang datang malam,” ujarnya. (vah/lin)

Editor : Ali Mustofa
#Masjid Jami lasem #rembang #hari santri #peziarah #pendiri nu