REMBANG – Produk olahan siwalan, ikan pari hingga batik asal Rembang Ikut Jogja Trade Expo 2023, pekan promosi investasi daerah.
Ini pameran skala nasional, bidang Perdagangan, Pariwisata, Pertanian, Perikanan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM dan Ekonomi Kreatif.
Baca Juga: Bawaslu Rembang Tak Bisa Sanksi Bacaleg yang Curi Start Kampanye, Ini Penyebabnya
Acara ini berlangsung 4 hari, mulai tanggal 19-22 Oktober. Lokasinya di Jogya City Mall-Yogyakarta. Dimana Rembang ikut mendapatkan stand.
Kabid Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Dindagkop dan UKM), Kabupaten Rembang, Tri Handayani menyampaikan event tersebut diikuti 22 peserta seluruh Indonesia. Ada dari Banjarmasin, Kendari. Terbanyak Jateng dan Jogjakarta.
”Kita promosikan produk unggulan di Rembang. Kita kenalkan masyarakat diluar daerah. Supaya lebih diminati masyarakat,” targetnya.
Baca Juga: Pelapor Kecewa Polisi Tangguhkan Penahanan Oknum ASN di Rembang Diduga Tersandung Kasus Penggelapan
Produk unggulan yang di promosikan ada batik, rajut binaan rumah tahanan Rembang. Serta ada Ecoprint dan produk ikan pari dari Cabean, Bulu. Serta produk olahan siwalan dari Paseco dan Just Food (hanya makanan).
”Belum kita targetkan. Kalau bisa yang kita bawa laku semua,” harapnya.
Produk unggulan yang diboyong cukup banyak. Misalnya batik tulis lasem hampir 100 lembar dibawa. Kemudian dari rutan ada lima produk. Lalu ditambah produk kreasi dari bahan ikan pari cukup banyak. (noe/ali)
Editor : Abdul Rokhim