REMBANG – Rencana perbaikan kanopi teras pasar kreatif lasem yang roboh tak bisa dilakukan dalam waktu dekat ini.
Perbaikan masih menunggu izin dari penyidik Polres Rembang.
Baca Juga: Soal Semburan Gas di Pamotan Rembang Apakah Berbahaya? Begini Kata Dinas
Sebelumnya, pada Rabu pagi (4/10), kanopi teras pasar kreatif lasem ambruk secara tiba-tiba. Padahal tak ada hujan dan angin.
Akibat musibah ini, delapan kios milik pedagang menjadi korban.
Baca Juga: Duh!! Perbaikan Teras Bangunan di Komplek Pasar Kreatif Lasem Belum Bisa Dilakukan, Ini Masalahnya
Pantauan Jawa Pos Radar Kudus pasar kreatif tetap beroperasi. Sementara lokasi insiden disterilkan dengan garis polisi.
Malam hari pasca kejadian sudah empat toko buka. Meski pagi hingga sore belum tampak aktivitas pedagang.
Baca Juga: Geger! Begini Kronologi Pipa Sumur Bor Semburkan Api di Pamotan, Rembang
Baca Juga: Belasan Pangkalan Gas di Rembang Dilaporkan Pertamina, Ini Gara-garanya!
Pasca ambruk pejabat di Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) dan tim kementerian diperiksa penyidik Polres Rembang.
“Kami diperiksa sejak pukul 15.00 WIB sampai jelang Magrib,” Kepala Bidang Pasar dan Pedagang Kaki Lima Dindakop dan UMKM Rembang Heri Martono selepas diperiksa pada Kamis (5/10).
Heri mengaku diklasifikasi seputar proyek pasar kreatif lasem.
Baca Juga: Usai Ledakan Boiler yang Tewaskan Pekerja, Begini Kata PT Holi Mina Rembang
Baca Juga: Korban Penganiayaan di Sumberjo Rembang Alami Kebutaan, Kuasa Hukum Keluarga Minta Diusut Tuntas
Namun, karena ia baru menjabat di bidang pasar belum genap empat bulan, tak banyak keterangan yang bisa ia berikan.
Sementara itu, Kepala Dindagkop dan UKM Rembang M Mahfudz menyebutkan jika staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) dari kementerian telah melakukan koordinasi untuk langkah-langkah tindak lanjut perbaikan.
Namun, untuk perbaikan memang tak bisa dilakukan dalam waktu dekat ini, karena masih menunggu izin dari penyidik.
“Jika tidak ada perubahan pihak PPKom dan pihak ketiga akan minta izin melaksanakan perbaikan. Sebab itu menjadi atensi masyarakat atau para pedagang, pihak kepolisian nanti konsen peristiwa tersebut,” ungkapnya.
Sementara Kanit III Reskrim Polres Rembang IPDA Widodo Eko Prasetyo membenarkan jika telah memeriksa tim dari kementerian dan pengelola pasar untuk mengklarifikasi seputar kejadian. (noe/ali)
Editor : Abdul Rokhim