Total ada 330 pengunjung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang optimistis film berdurasi 15 menit tersebut bisa mendongkrak kunjungan di museum.
Baca Juga: Geger! Burung Kasuari Lepas di Jalan Pemuda Rembang, Begini Penampakannya
Sejumlah rombongan sudah mengagendakan berkunjung hingga hari Sabtu mendatang.
Dinbudpar mengklaim inovasi anyar tersebut menjadi daya tarik pengunjung.
Baca Juga: APBD 2023 Defisit : Rapat Dilembur, Dewan Endus Potensi PAD Pemkab Rembang Tak Tercapai
Selain itu juga memaksimalkan peran ruang audio visual.
“Film ini menceritakan Kartini mulai lahir, dewasa, menikah dengan bupati Rembang hingga meninggalnya,” terang Retna Dyah Radityawati Pamong Budaya Ahli Muda di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar), Kabupaten Rembang.
Baca Juga: Diresmikan Besok, 80 Persen Ruang Display Museum Masjid Jami’ Lasem Rembang Terisi
Tak hanya itu, ada pula pandangan RA Kartini terhadap pendidikan. Pembuatan film melibatkan kampus negeri di Semarang. Ia pun berterima kasih kepada sekolah-sekolah yang telah mendukung inovasi dari Dinbudpar.
”Ini juga sebagai tanggap menghadapi perkembangan 4.0. Pekan lalu film kita sosialisasikan disambut baik para guru-guru,” imbuhnya. (noe/ali)
Editor : Abdul Rokhim