Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Miris! 41 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Begini Potret Gedung BLK Rembang

Wisnu Aji • Selasa, 12 September 2023 | 16:32 WIB
AMBYAR: Kepala Dinperinaker Rembang Dwi Martopo mengecek gedung BLK yang mengalami rusak berat pada Senin (11/9).
AMBYAR: Kepala Dinperinaker Rembang Dwi Martopo mengecek gedung BLK yang mengalami rusak berat pada Senin (11/9).

REMBANG – Rencana revitalisasi gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di lingkungan Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Dinperinaker) Kabupaten Rembang sepertinya masih abu-abu.

Padahal gedung yang berusia hampir 41 tahun ini kondisinya sudah tak layak di tempati lantaran atap dan temboknya sudah nyaris ambruk.

Baca Juga: Diduga Trobos Lampu Merah, Bus Widji Lestari Tabrak Warga Mondoteko Rembang hingga Tewas

Baca Juga: Istri Tewas Ditabrak Bus Widji Lestari di Rembang, Suami : Mesin Pembunuh Meraja Jalanan. Sungguh Memuakkan!

Untuk sementara pelatihan-pelatihan dialihkan ke gedung-gedung yang tak terpakai.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus mengecek langsung tembok sudah retak-retak dan atap banyak sudah lapuk. Untuk mengurangi risiko genting sebagian diturunkan.

Kepala Dinperinaker Rembang Dwi Martopo mengaku belum bisa bicara banyak terkait rencana revitalisasi di tahun 2024.

Namun begitu ia mengaku sudah meminta seluruh komponen terutama perencanaan dari Bappeda untuk membantu mengawal.

Baca Juga: Waduh! Ratusan Kendaraan Operasional Desa dan Guru di Rembang Ternyata Nunggak Pajak, Kok Bisa?

Baca Juga: Baliho Bacaleg di Rembang Menjamur Sebelum Masa Kampanye, Begini Kata Bawaslu

”Info terakhir sudah masuk Bappeda provinsi. Sementara yang di pusat, saya dan pak Sekdin Dinperinaker, di awal tahun ikut menanyakan di biro perencanaan Kementerian Naker. jawaban masih menunggu hasilnya, mudah-mudahan berhasil,” katanya.

Menurutnya seluruh gedung BLK saat ini memang sangat perlu ditangani.

Ia mencontohkan ruang untuk pelatihan menjahit, sekarang menempati asrama. Karena gedungnya sudah roboh. Sementara gedung pelatihan mengelas menempati ruang membatik.

“Fungsi gedung tidak sesuai sudah tak sesuai peruntukan,” katanya.
Kemudian contoh ruang komputer dialihkan ke bekas ruang kantor kampus AKSI. ”Ruangan komputer sudah kita geser ke selatan,” terangnya.

Baca Juga: Soal Pekerja Asing Lecehkan Karyawan Pabrik di Rembang, Begini Kata Bupati Abdul Hafidz

Baca Juga: Diserbu Warga, Sembako Sembahyang Rebutan di Kelenteng Cu An Kiong Lasem Rembang Ludes Kurang dari 15 Menit 

Kerusakan parah gedung UPT BLK Rembang diperkirakan sudah sejak tahun 2017. Saat itu lingkungan tersebut digunakan kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmingrasi (Dinsosnakertrans).

”Kami kurang paham persis kapan robohnya. Tapi kerusakan ini sudah kami sampaikan, untuk percepatan pembangunan. Karena biaya besar nantinya bersumber Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN),” terangnya.

Baca Juga: Duh! 11 Persen Balita di Rembang Masih Terpapar Stunting, Begini Upaya Pemkab

Baca Juga: Duh! Ribuan Honorer Pemkab Rembang Tak Tercover BPJS Ketenagakerjaan, Ini Masalahnya

Usulan revitalisasi ini berpedoman Perpres 79 tahun 2019. Ada salah satu butir di revitalisasi BLK. Meski Kabupaten Rembang terakhir tidak masalah. Terpenting harapannya terwujud.

“Karena jika melihat usia bangunan tahun 1982, saat ini tahun 2023. Sudah 41 tahun,”. (noe/ali)

 

Editor : Abdul Rokhim
#Dinperinaker #blk #rembang #revitalisasi #gedung