REMBANG – Kecelakaan lalu lintas melibatkan Bus Widji Lestari dan Honda Beat terjadi di Jalan Pantura Rembang turut Desa Kabongan Lor tepatnya di lampu merah dekat RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, Sabtu (9/9) siang.
Diduga, sebelum kejadian bus dengan nomor polisi S-7584-UJ itu diketahui hendak menerobos lampu lalu lintas sebelum akhirnya menabrak pemotor Deny Ariawati (46) warga Desa Mondoteko, Kecamatan Rembang yang akhirnya tewas setelah beberapa hari mendapat perawatan di rumah sakit.
Baca Juga: Istri Tewas Ditabrak Bus Widji Lestari di Rembang, Suami : Mesin Pembunuh Meraja Jalanan. Sungguh Memuakkan!
Baca Juga: Bus Widji Lestari Tabrak Honda Beat di Jalan Pantura Rembang, Satu Tewas, Begini Kronologinya
Sebelumnya, kasus kecelakaan ini sempat menyita perhatian publik.
Pasalnya, akun bernama Boedy S R yang diduga adalah suami korban sempat mengunggah kejadian itu ke grup Facebook ISR Info Seputar Rembang.
“9 September 2023. Gara-gara keegoisan. Arogansi dari supir bus Widji telah hancurkan dua hati. Gara-gara supir ugal-ugalan, istri dari anak semata wayangku telah meninggal. Lampu traffic lalin tidak dipatuhi. Kalau merah itu berhenti. Anak TK pun tahu. Kenapa pula supir Widji malah menerobos lampu merah dan kau serempat motor istriku hingga terhempas ke aspal,” tulisnya.
Baca Juga: Parah!! Diduga Lecehkan Karyawan Pabrik di Rembang, Oknum Pekerja Asing asal China Terancam Dideportasi
Baca Juga: Baliho Bacaleg di Rembang Menjamur Sebelum Masa Kampanye, Begini Kata Bawaslu
“Rasa sakit kehilangan ini sulit hilang. Bila hukum tak berlaku kuminta nyawa bayar nyawa. Hai pejabat. Apakah kalian tetap diam. Melihat mesin pembunuh meraja jalanan. Sungguh memuakkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Rembang, AKP Dwi Panji Lestari melalui Kanit Laka Satlantas Polres Rembang, Ipda Bhakti Satriya P S menuturkan, kecelakaan itu bermula saat pengendara Honda Beat K-4325-UW tengah berhenti di pertigaan jalan lantaran lampu merah tengah menyala.
Baca Juga: Duh! 11 Persen Balita di Rembang Masih Terpapar Stunting, Begini Upaya Pemkab
Baca Juga: Soal Pekerja Asing Lecehkan Karyawan Pabrik di Rembang, Begini Kata Bupati Abdul Hafidz
Setelahnya, melajulah KBM Hino Bus Widji Lestari S-7584-UJ yang dikemudikan Jumali (49) warga Gresik, Jawa Timur dari arah barat (Semarang) menuju ke timur (Surabaya).
Lantaran diduga menerobos lampu merah, bus itu pun lantas menabrak pengendara Honda Beat yang disaat bersamaan hendak bersiap berbelok ke arah RSUD dr. R. Soetrasno, Rembang.
”Korban mengalami fraktur bahu, tangan kanan, hingga rusuk. Untuk perkembangan korban meninggal saat dirujuk ke Surabaya (RS Soetomo),” katanya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus.
Baca Juga: Soal Kondisi Defisit APBD Rembang 2023, Butuh Dua Pekan Rampungkan APBD Perubahan
Baca Juga: Bupati Rembang Ajak Karyawan BUMN Kenakan Batik Lasem, Ini Tujuannya
Kini, pihak Satlantas Polres Rembang pun tengah mengamankan sang sopir untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
”Saat ini kami masih memeriksa beberapa saksi-saksi terkait kejadian tersebut. Terkait status sopir nanti setelah dilakukan gelar perkara berdasarkan bukti-bukti hasil olah TKP maupun keterangan para saksi,” imbuhnya. (noe/khim)
Editor : Abdul Rokhim