REMBANG - Seorang kakek ditemukan meninggal di dalam gudang ikan yang terkunci di Desa Tasik Agung, Kecamatan Rembang pada Senin (28/8).
Diduga, kakek yang diketahui bernama Siswanto (55) warga RT 1/RW 4 Desa Tasik Agung itu meninggal lantaran sakit yang ia derita.
Baca Juga: Duh! 8 Tahun LPJ Tak Kunjung Beres, Uang Pensiunan Korpri Rembang Senilai Rp 1,1 M Tak Kunjung Cair, Kok Bisa?
Kapolsek Rembang, AKP Sunarto menuturkan, penemuan jasad tersebut bemula dari adanya informasi dari warga setempat.
Baca Juga: Muncul Postingan Dugaan Pemakzulan Bupati Rembang karena APBD Defisit, Begini Respon Relawan Pro Hafidz
Baca Juga: Miris! Kakek di Tasik Agung Rembang Ditemukan Meninggal Kelaparan dan Terkunci di Gudang Sendirian, Kok Bisa?
Baca Juga: Diduga Ganggu Istri Orang, Oknum Sekdes Bleboh Blora Digerebek Massa, Begini Kronologinya
Selanjutnya, pihaknya pun melakukan olah TKP. Dan ternyata gudang tersebut diketahui terkunci dari dalam.
"Kami lakukan olah TKP. Dan berkoordinasi dengan puskesmas Rembang 1 untuk melaksanakan visum luar," ujarnya.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan pihaknya mengaku masih menunggu hasil visum tersebut.
Baca Juga: Ini Penyebab Kebakaran Gudang Kayu Milik Mantan Bupati Rembang Moch Salim
Baca Juga: Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang Kayu Milik Mantan Bupati Rembang Salim, Begini Kronologinya
"Dari kondisi korban tidak ada tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara, korban memiliki riwayat penyakit menahun," ujarnya.
Tak hanya itu, pihak kepolisian juga masih menunggu kabar apakah jasad tersebut akan dimakamkan oleh pihak keluarga atau rumah sakit.
Terlebih yang bersangkutan diketahui juga tinggal sendirian.
Baca Juga: Soroti Budaya Konsumtif Pemuda, Bupati Rembang: Jangan Banyak Merokok dan Ngopi Terus!
Baca Juga: Kebakaran Pabrik Kayu Milik Mantan Bupati Rembang Salim, Kerugian Mencapai 5 Miliar!
Sementara itu, Kepala Desa Tasik Agung Riyanto menambahkan, jasad kakek itu diperkirakan sudah tiga sampai empat hari berada di dalam gudang.
Pihaknya pun membenarkan bahwa gudang dalam kondisi terkunci dari dalam.
“Biasanya memang tidur di sini. Terkunci dari dalam, makanya tadi dibuka paksa. Kemungkinan sudah 3-4 hari yang lalu,” katanya. (khim)
Editor : Abdul Rokhim