REMBANG - Felisita Febirapaska siswi SMAN 2 Rembang tampil sebagai pembawa baki saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-78 di Alun-alun Rembang, Kamis (17/8).
Serangkaian proses latihan telah ia lalui. Bahkan ia juga menambah porsi latihan di rumah.
Felisita menjadi salah satu dari 76 personel pasukan pengibar bendera (Paskibra) Rembang.
Baca Juga: Sempat Mangkrak, Perbaikan Jalan Pasar-Pulo Rembang Kembali Digenjot, Begini Progresnya
Baca Juga: Meriah! Begini Potret Karnaval HUT RI ke-78 di Kediaman Gus baha di Narukan Rembang
Awalnya, siswi SMAN 2 Rembang itu mengaku iseng-iseng untuk mengikuti seleksi.
Meski demikian, ia juga merasa memiliki keinginan untuk bergabung menjadi tim Paskibra.
"Awalnya iseng, tapi ada rasa pengen lah. Terus sebenarnya seleksinya lumayan susah, " ujarnya.
Sehingga menjadi pasukan pengibar bendera merupakan pengalaman pertama bagi dia.
"Karena saya baru pertama kali ikut Paskibra. Jujur di awal agak berat. Sampai diterima, lolos,"
ujarnya.
Baca Juga: Tiga Desa di Rembang Ini Alami Kekeringan, BPBD Perpanjang Status Siaga Kekeringan
Baca Juga: Pencuri Handphone Asal Toroh Grobogan Bebas Usai Dapat Restorative Justice
Ia mengikuti proses seleksi sebagai Paskibra sekitar satu bulan. Setelah itu, masuk ke masa latihan.
"Latihan kurang lebih dua pekan," jelasnya.
Menjelang hari pelaksanaan upacara, tim Paskibra Rembang rutin melaksanakan latihan di Alun-alun.
Baca Juga: Proyek Embung di Rembang Dibangun Masif, Dinas Klaim Angka Kekeringan di Desa Turun Drastis
Baca Juga: Usai Dicopot Lantaran Dugaan Pungutan, Kepala SMKN 1 Sale Rembang Kini Kembali Bertugas
Satu hari sebelum upacara mereka juga melaksanakan gladi bersih.
Setelah mengikuti serangkaian latihan, Felisita pun dipercaya bergabung di tim delapan dalam Paskibra. Bahkan, ia pun dipercaya sebagai pembawa baki.
Tidak hanya latihan bersama di alun-alun. Terkadang Felisita juga menambah porsi latihannya sendiri di rumah.
Sebab, saat awal bergabung ia merasa butuh penyesuaian. Terutama dalam hal ketahanan fisik.
Sehingga, saat di rumah ia menambah latihan seperti jogging, sit up, dan push up. Cara tersebut ia nilai efektif.
"Kalau di rumah paling cuma lima sampai 10 menit. Tidak setiap hari juga. Karena sekolah," ungkapnya. (vah/khim)
Editor : Abdul Rokhim