REMBANG – Atap lapak 10 blok pasar Sluke ambyar. Usai di sapu angin puting beliung. Beruntung saat kejadian sudah sepi aktifitas. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan barang dagang dibawa pulang.
Kabar itu disampaikan Camat Sluke, Ansori. Di wilayah kerjanya ada bencana angin puting beliung. Posisinya di desa Sluke. Tepat di kantornya atau lapangan Kridanggo dan areal pasar desa.
”Betul mas kejadiannya siang hari. Sekira pukul 12.30 wib terjadi angin puting beliung,” kata Camat kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Dalam video yang dibagikan tampak seorang anggota koramil setempat berada di sekitar blok yang atapnya ambyar. Atap itu dibuat hanya semi permanen. Bahanya dari seng dan esbes. Dibangun usai musibah kebakaran beberapa tahun silam.
Disana beberapa orang juga berjibaku. Ada yang membetulkan kusen kayu. Menggunakan alat linggis untuk mencongkel. Kemudian beberapa warga melihat dari dekat. Usai musibah angin puting beliung tersebut.
”Lumayan kencang anginnya. Sekitar pasar sampai sekitar lapangan Kridanggo. Ada baliho HUT RI yang roboh di lapangan upacara. Sudah dibenahi langsung,” terangnya.
Beruntung saat kejadian sepi. Tidak ada korban jiwa saat kejadian. Namun kerugian materil sementara di perkirakan mencapai Rp 50 juta. Sebagai laporan awal kejadian sudah dilaporkan Bupati dan Wakil Bupati lewat Rembang Center. (noe)
Editor : Ali Mustofa