REMBANG - Widodo kini telah kembali menjabat sebagai Kepala SMKN 1 Sale. Ia telah menjalani pemeriksaan atas dugaan pengambilan pungutan kepada wali murid.
Diberitakan sebelumnya, dugaan ini mencuat ketika Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkunjung ke Pendapa Museum RA Kartini, Rembang pada (10/7) lalu.
Saat itu, Ganjar melakukan tanya jawab bersama para siswa. Salah satunya berasal dari SMKN 1 Sale.
Baca Juga: Nekat Edarkan Pil Koplo di Rembang, Nelayan Asal Demak Dibekuk Polisi, Begini Pengakuannya!
Baca Juga: Sempat Hilang, Nelayan Asal Sarang Rembang Ditemukan Tewas di Pantai Sluke, Begini Kondisinya
Dari dialog tersebut kemudian terdapat pernyataan adanya dugaan praktik pungutan yang diklaim sebagai infak di SMKN 1 Sale.
Setelah dugaan tersebut mencuat Widodo, Kepala SMKN 1 Sale pun diberhentikan.
Kemudian diberikan penugasan khusus di Kantor Cabang Dinas Pendidikan wilayah 3 Jawa Tengah mulai 12 Juli sampai dengan 13 Agustus.
Senin (14/8), ia telah bertugas kembali ke SMKN 1 Sale.
Baca Juga: Truk VS Truk di Jalan Pantura Pati-Rembang, Truk Terguling Halangi Jalan, Begini Kronologinya
Baca Juga: Begini Hasil Pemeriksaan Mayat Pria Asal Blora Tergeletak di Teras Potong Rambut di Waru Rembang
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Uswatun Hasanah menyampaikan, saat ini perkara tersebut sudah selesai.
Saat diberikan penugasan khusus di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 3 selama satu bulan itu, yang bersangkutan diminta fokus menyelesaikan masalah.
"Semua sudah dilakukan prosesnya. Terhitung mulai Jumat (12/8) kemarin yang bersangkutan, Pak Widodo sudah dikembalikan ke SMKN 1 Sale," ujarnya.
Pihaknya memastikan bahwa Widodo tidak terbukti bertujuan untuk memperkaya diri. Namun langkah yang ditempuh merupakan kesalahan.
Baca Juga: Seorang Nelayan Asal Pelang Rembang Dikabarkan Hilang Tenggelam saat Cari Ikan di Laut, Ini Identitasnya
Baca Juga: Soal Menyebarnya Edaran Jadwal Seleksi CASN dan PPPK 2023, Begini Kata BKD Rembang
"Ketika dia sudah bisa membuktikan bahwa itu tidak ada yang dengan tujuan memperkaya diri, manfaatnya jelas, namun jalurnya strateginya yang salah, " jelasnya.
Widodo, Kepala SMKN Sale merasa bersyukur bisa kembali lagi ke SMKN 1 Sale. Setelah menjalani perkara ini, ke depan pihaknya akan lebih bersinergi dengan aturan yang ada. "Termasuk komunikasi harus kami jalin," jelasnya.
Disinggung soal pengembalian uang, Widodo menjelaskan, berdasarkan rapat pleno para wali murid sudah mengikhlaskan bahwa uang tersebut bisa digunakan untuk pembangunan mushala.
"Kami akan wujudkan dalam bentuk material sesuai sesuai arahan yang ada," katanya. (vah/khim)
Editor : Abdul Rokhim