REMBANG - Seorang pemandu asal Bogor, Jawa Barat berinisial AD ditemukan bersimbah darah di salah satu penginapan di Desa Narukan, Kecamatan Kragan pada Senin (31/7) malam.
Diduga wanita yang mengenakan celana jeans itu, nekat melukai dirinya sendiri lantaran terpengaruh minuman keras (miras).
Baca Juga: Tiga Cagar Budaya di Rembang Ini Berpotensi Naik ke Jenjang Nasional, Apa Saja?
Kapolsek Kragan AKP Wijaya menuturkan, kejadian tersebut berlangsung sekira pukul 22.00 WIB.
Diketahui, wanita tersebut bekerja sebagai pemandu lagu di salah satu cafe.
Baca Juga: Serahkan Ratusan Sertifikat Tanah di Lasem Rembang, Bupati Rembang : Ojo Disileh-Silehno!
Lebih lanjut, kata AKP Wijaya, kejadian bermula saat ada pelanggan AD yang mengajak menyanyi.
Selanjutnya, ia pun dijemput di penginapan oleh LB yang tak lain adalah salah satu warga yang turut menjadi saksi peristiwa itu.
Namun, setelah LB sampai dipenginapan AD, pintu penginapan dalam keadaan terkunci.
Baca Juga: Geger! Pemandu Lagu di Kragan Rembang Ditemukan Bersimbah Darah di Penginapan, Begini Kronologinya
Lantas, LB kemudian mencoba mengetuk pintu tersebut, tak berselang lama AD membuka kan pintu dengan keadaan berlumuran darah.
Sontak LB pun kaget bukan kepalang, setelahnya ia memanggil beberapa orang di sekitar TKP.
Baca Juga: Ambyar! Tak Tersentuh Perbaikan, Begini Potret Memperihatinkan Kondisi Taman Kartini Rembang
Karena tidak ada yang berani, akhirnya dirinya menghubungi pihak puskesmas dan kepolisian setempat.
Baca Juga: APBD Rembang Tahun 2023 Defisit Rp 142 M, Percepatan APBD Perubahan Tak Kunjung Terlaksana, Ini Masalahnya
"Setelah petugas Polsek dan puskesmas sampai di TKP korban dalam keadaan sadar dan berlumuran darah dan masih memegangi hpnya dan di dekatnya terdapat botol minuman (beralkohol) yang sudah dalam keadaan pecah," jelasnya.
AD pun langsung dibawa ke Puskesmas Kragan 2 untuk dilakukan pertolongan medis. Diketahui, ia mengalami luka robek pada bagian kepala samping kanan.
Baca Juga: Serahkan 346 Sertifikat Tanah Program PTSL di Lasem Rembang, Bupati Rembang Wanti-Wanti Soal Ini
Setelah ditangani tim medis, AD sudah diperbolehkan pulang.
"Sesuai keterangan para saksi dan temannya, korban sering menyakiti dirinya sendiri apabila terpengaruh minuman beralkohol," jelasnya. (vah/khim)
Editor : Abdul Rokhim