Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

APBD Rembang Tahun 2023 Defisit Rp 142 M, Percepatan APBD Perubahan Tak Kunjung Terlaksana, Ini Masalahnya

Abdul Rokhim • Selasa, 1 Agustus 2023 | 18:58 WIB
Gedung DPRD Rembang.
Gedung DPRD Rembang.

REMBANG - Rencana percepatan penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan belum bisa terlaksana.

Sampai dengan Senin (31/7) DPRD Rembang mengaku belum mendapatkan dokumen Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Rembang berencana melaksanakan percepatan APBD Perubahan.

Baca Juga: Serahkan 346 Sertifikat Tanah Program PTSL di Lasem Rembang, Bupati Rembang Wanti-Wanti Soal Ini

Hal ini dilakukan karena APBD induk 2023 mengalami defisit sekitar Rp 143 miliar. Sehingga diperlukan rasionalisasi pada APBD Perubahan.

Meski demikian, sampai dengan Senin (31/7) pihak DPRD Rembang mengaku belum bisa melakukan pembahasan.

Anggota Badan Anggaran DPRD Rembang Puji Santoso menyampaikan, pihaknya masih belum menerima dokumen KUA PPAS dari Pemkab Rembang.

"Jadi kami belum bisa menjadwalkan pembahasannya," ujarnya.

Puji menjelaskan, dalam PP nomor 11 tahun 2019 dijelaskan, bahwa rancangan dokumen perubahan KUA PPAS dapat disampaikan kepada DPRD pada pekan pertama bulan Agustus.

Baca Juga: Tiga Cagar Budaya di Rembang Ini Berpotensi Naik ke Jenjang Nasional, Apa Saja?

Selanjutnya, dilakukan pembahasan antara Pemkab dan DPRD paling lambat pekan kedua bulan Agustus.

Puji menyampaikan, pihaknya sudah membahas tentang sejumlah kegiatan yang akan di-refocusing.

Baca Juga: Ribuan Masyarakat Berbondong-bondong Ikuti Salawatan Bareng Habaib di Alun-alun Rembang

"Pemerintah kabupaten harus melihat lampiran semester pertama dari masing-masing OPD. Ini sepertinya sudah dilaksanakan, jadi kami masih menunggu," ujarnya.

DPRD, kata Puji, sudah sepakat akan melakukan pembahasan APBD Perubahan pada bulan ini.

Menurutnya, dalam perubahan nanti perlu ada penyesuaian untuk menghindari kelebihan belanja.

"Jadi ada pekerjaan yang harus ditunda. Kemarin disampaikan ada 10 atau berapa yang kami ingat," ujarnya.

Baca Juga: Dihadiri Ganjar Pranowo Secara Daring, LDII Rembang Gelar Webinar Kebangsaan Jilid III

Diantara proyek-proyek yang di-refocusing adalah penataan Alun-alun Rembang, Pantai Kartini, Tugu Batas Kota, Pasar Hewan Pamotan, dan kegiatan-kegiatan lainnya.

Jika ditotal, lanjut Puji, total ada sekitar Rp 143 miliar sesuai dengan jumlah defisit. (vah/ali)

Editor : Abdul Rokhim
#APBD #rembang #Defisit #dprd #apbd perubahan