REMBANG – R.Ay. Sri Bijatini Binti Yadiman, Cucu menantu pahlawan emansipasi wanita RA Kartini meninggal dunia, Senin (10/7).
Rencananya jenazah akan dikebumikan di kompleks pemakaman keluarga di Bulu Mantingan, Rembang.
“Almarhumah punya hak dimakamkan di komplek Makam R.A Kartini. Jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka pukul 20.00,” ujar Retna Dyah, penulis buku silsila RA Kartini.
Dijadwalkan proses pemakaman sekira pukul 09.00. Koordinasi terus dilakukan dengan pihak keluarga. Dijadwalkan seluruh putra Bijantini dan Budi Setyo Soesalit ke Rembang. Bersama dengan cucu-cucunya atau cicit RA Kartini.
”Kita sudah koordinasi dengan Kadinas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang, Mutaqin. Selanjutnya koordinasikan dengan Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan Sekda Rembang, Fahrudin,” terangnya.
Dari pihak Pemda setempat siap menerima. Nanti juga dijadwalkan mengikuti proses pemakamannya di Bulu. Kebetulan juga cucu pahlawan emansipasi wanita tersebut.
"Rencana pemakaman di sebelah makam suaminya dan mertuanya Susalit. Kebetulan masih disediakan. Dari keluarga juga sudah datang,"
Dyah menambahkan almarhumah diketahui sakit asam lambung. "Sudah sepuh. Sempat dirawat rumah sakit sekitar hampir dua Minggu. Sudah tidak sadar. Tidak bisa menerima makanan. Dan sempat di pindah RS,” jelasnya.
Menurut Dyah, informasinya yang ia terima almarhumah meninggal pukul 15.44 di usia 89 tahun. Saat ini disemayamkan rumah duka Kel Mulyadi per Duta Kranji, Jalan Borobudur 3 no A7 Bintara, Bekasi Barat.
”RA Kartini punya anak satu namanya R.M. Singgih Susalit. Singgih Susalit punya anak namanya Budi Setyo Susalit. Punya istri namanya R.Ay. Sri Bijatini. Jadi cucu menantu RA Kartini,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus. (noe)
Editor : Ali Mustofa