Baca Juga : Peringati Haul KH Maimoen Zubair, PPP Rembang Gelar Tahlil dan Doa Bersama
Rapat pimpinan tersebut selesai dilaksanakan pada Senin (26/6). Agendanya melakukan konsolidasi kepada para kader dalam mengawal Pemilihan Umum (Pemilu) tahun depan. Saat ini sejumlah tokoh dan kader partai sudah mulai bermunculan untuk meramaikan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Baik di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, dan DPRD Kabupaten. Sementara untuk Pilpres, sebagaimana dengan putusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, pada tingkat cabang juga akan tegak lurus untuk mengusung Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden.
Selain itu, kata Ketua DPC PPP Rembang Zaimul Umam, pihaknya juga akan mengomandoi para kader agar merapat mendukung Taj Yasin Maimoen dalam pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
"Saya juga memerintahkan semua kader PPP harus mendukung calon DPD yaitu Gus Yasin Maimoen," katanya.
Umam melihat, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan sistem pemilu tetap pada proporsional terbuka. Hal ini menurutnya bisa membuat para kader bergerak lebih semangat.
Lebih lanjut, kata Umam, dalam waktu dekat pihaknya akan membentuk badan saksi yang berjumlah sekitar 70 personel untuk mengawal perjalanan pemilu tahun depan.
Umam juga mengaku masih membuka peluang untuk pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) di tingkat Kabupaten. Meskipun, beberapa waktu lalu PPP Rembang telah mendaftarkan 45 nama ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Adik KH Bahaudin Nursalim (Gus Baha) itu menilai situasi politik akan tetap dinamis. Beberapa waktu lalu pihaknya telah melakukan konsolidasi di internal partai. Selanjutnya akan ada tahapan evaluasi. Apabila diperlukan, maka masih ada kemungkinan bongkar pasang bacaleg.
"Kalau nanti memang ada caleg potensial yang kami anggap bisa mendomplang suara, tidak menutup kemungkinan," ujarnya.
Meski demikian, Umam memastikan semua petahana dari PPP yang sudah memiliki kursi di DPRD Rembang akan mencalonkan kembali. (vah/khim) Editor : Abdul Rokhim